Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kena OTT KPK, Calon Petahana Ini Tetap Unjuk Gigi di Pilkada 2020

Wenny Bukamo masih bisa unjuk gigi dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Banggai Laut yang digelar pada 9 Desember 2020 lalu meskipun kurang dari sepekan sebelumnya ditangkap KPK.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 17 Desember 2020  |  20:08 WIB
Bupati Banggai Laut Wenny Bukamo. - Antara
Bupati Banggai Laut Wenny Bukamo. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Banggai Laut sekaligus calon petahana, Wenny Bukamo, dalam sebuah operasi tangkap tangan pada 3 Desember 2020.

Menariknya, meski kena OTT,  Wenny berhasil menempati posisi runner up dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Banggai Laut yang digelar pada 9 Desember 2020 lalu. 

Wenny yang berpasangan dengan Ridaya La Ode Ngkowe diusung PDI Perjuangan. Berdasarkan data pilkada2020.kpu.go.id, Wenny - Ridaya memperoleh suara sebanyak 26,5 persen atau 10.765 suara.

Sementara peringkat pertama diraih pasangan Sofyan Kaepa - Ablit yang memperoleh suara sebanyak 34,7 persen. Wenny masih unggul dari pasangan Tuty Hamid - Richard Brynwerd Schwaner (26,4 persen) dan Rusli Banun - Basri yang hanya memperoleh suara 12,4%.

Sebelumnya, KPK mengamankan 16 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Banggai Kepulauan dan Kabupaten Luwuk, Sulawesi Tengah, Kamis (3/12/2020). 

Belasan orang yang diamankan itu yakni, Bupati Banggai Laut, Wenny Bukam, pejabat Pemkab Banggai Laut dan sejumlah pihak swasta. 

"Pihak yang diamankan sejauh ini ada 16 orang, diantaranya adalah Bupati Banggai laut, pejabat dilingkungan pemkab banggai laut dan beberapa pihak swasta," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri  Jumat (4/12/2020).

Wenny Bukamo dan 15 orang lainnya itu dijaring tim Satgas KPK lantaran diduga terlibat transaksi suap. Ali mengemukakan bahwa Wenny Bukamo diduga menerima suap dari pihak kontraktor. 

"Dugaan korupsi dalam kasus ini terkait dengan pemberian sejumlah uang dari pihak swasta atau kontraktor pelaksanan pekerjaan kepada penyelenggara negara dalam hal ini diduga diterima oleh bupati banggai laut," kata Ali.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK operasi tangkap tangan Pilkada 2020
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top