Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Polri: Ada yang Provokasi Agar TNI-Polri Tidak Diterima di Papua

Oleh karena itu, Polri mengimbau masyarakat wilayah Papua tidak terprovokasi oleh kelompok yang menghasut dan menolak kehadiran TNI-Polri di Bumi Cendrawasih.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 29 November 2020  |  11:56 WIB
Posisi saat memukul mundur massa aksi demo Papua Merdeka di Kota Sorong, Jumat (27/11/2020). - Antara
Posisi saat memukul mundur massa aksi demo Papua Merdeka di Kota Sorong, Jumat (27/11/2020). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Polri mengimbau masyarakat di wilayah Papua tidak terprovokasi oleh kelompok yang kini tengah menghasut warga agar menolak kehadiran TNI-Polri di Bumi Cendrawasih.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono membenarkan ada sejumlah pihak yang selama ini menolak kehadiran TNI-Polri di wilayah Papua, tapi Argo tidak menjelaskan lebih detail kelompok itu.

Menurut Argo, kehadiran TNI-Polri di Papua yaitu untuk membuat masyarakat aman dan nyaman serta bisa kembali beraktivitas seperti biasanya, tanpa harus takut dengan kelompok tertentu.

"TNI-Polri itu datang untuk mensejahterakan warga Papua," tuturnya, Minggu (29/11/2020).

Berkaitan dengan sejumlah konflik di Papua, Argo memastikan TNI-Polri akan kedepankan upaya preventif dengan melakukan komunikasi serta dialog kepada sejumlah tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat di Papua.

"Komunikasi antara masyarakat, TNI dan Polri itu harus terus dibangun di Papua. Jangan ada lagi kelompok yang membuat tindakan pidana atau berlawanan dengan undang-undang," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polri papua tni
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top