Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sorong Ricuh, Empat Polisi dan Seorang Wartawan Luka-Luka Diserang Massa

Kericuhan berawal saat ratusan massa yang melakukan unjuk rasa dengan mengibarkan bendera bintang kejora dibubarkan oleh aparat kepolisian.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 27 November 2020  |  14:23 WIB
Posisi saat memukul mundur massa aksi demo Papua Merdeka di Kota Sorong, Jumat (27/11/2020). - Antara
Posisi saat memukul mundur massa aksi demo Papua Merdeka di Kota Sorong, Jumat (27/11/2020). - Antara

Bisnis.com, SORONG - Empat anggota polisi dan seorang wartawan mengalami luka dalam kericuhan saat unjuk rasa menyuarakan aspirasi Papua Merdeka di Kota Sorong, Papua Barat, Jumat (27/11/2020).

Kericuhan berawal saat ratusan massa yang melakukan unjuk rasa dengan mengibarkan bendera bintang kejora dibubarkan oleh aparat kepolisian.

Massa yang tidak terima dibubarkan langsung melempar aparat kepolisian dengan batu dan botol, sehingga massa dipukul mundur dengan tembakan gas air mata.

Massa yang dipukul mundur semakin brutal dan terus melempar aparat kepolisian dengan batu dan botol. Bahkan, massa juga menembakkan kembang api ke arah aparat kepolisian.

Dalam aksi tersebut, empat anggota polisi dan seorang wartawan Antara Foto mengalami luka akibat terkena lemparan batu, sehingga dilarikan ke rumah sakit TNI Angkatan Laut guna mendapat perawatan.

Kapolres Sorong Kota AKBP Ary Nyoto Setiawan saat dikonfirmasi membenarkan bahwa seorang anggota Polres, tiga anggota Brimob, dan satu wartawan luka dalam kericuhan tersebut.

Dia mengatakan, kericuhan berawal saat sekelompok massa yang menamakan dirinya West Papua Nugini yang hendak melakukan long mars dari Yohan Klademak menuju kantor Wali Kota untuk melakukan aksi peringatan kemerdekaan.

Namun, pihaknya mengimbau agar massa membubarkan diri, sehingga terjadi gesekan dan pelemparan batu hingga melukai anggota kepolisian dan juga wartawan.

"Kami sudah mengamankan beberapa orang terkait aksi tersebut. Situasi sudah dikendalikan," tambah dia.

 

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

papua sorong

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top