Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menteri KKP Ditangkap KPK: Ali Ngabalin Saksi Mata, Begini Kisahnya...

Ngabalin mengaku sempat diminta petugas dari Komisi Pemberantasan Korupsi untuk tetap di Bandara Soekarno Hatta.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 25 November 2020  |  18:45 WIB
Ali Mochtar Ngabalin (kanan) saat bertemu Presiden Joko Widodo. - Istimewa
Ali Mochtar Ngabalin (kanan) saat bertemu Presiden Joko Widodo. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin menjadi salah satu orang yang menyaksikan saat Menteri Kelautan dan Perikanan diamankan KPK.

Ngabalin mengaku sempat diminta petugas dari Komisi Pemberantasan Korupsi untuk tetap di Bandara Soekarno Hatta. Akhirnya, dia pun berpisah dengan Menteri Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo sepulang dari lawatan ke Amerika Serikat.

“Kami pisah tadi di bandara. Kami pisah karena kan tadi kan Bang Ali tanya, mereka kemukakan bahwa ‘Pak Ngabalin di sini saja’. Itu isyarat untuk kita pisah rombongan,” ujarnya kepada awak media, Rabu (25/11/2020).

Lebih lanjut, Ngabalin menambahkan pada awalnya dia tidak tahu bahwa orang-orang yang menghampiri dirinya dan Menteri Edhy Prabowo berasal dari KPK.

“Kan mereka datang, saya ada di situ. Tapi awalnya Abang tidak tahu itu KPK. Penjelasannya kami juga tidak tahu karena dari belakang jalan to. KPK datang. Yang bilang KPK itu orang-orang di situ. Sudah kan ada dua jalur tuh di Terminal III [Bandara Soetta], mereka suruh ‘Pak ngabalin disini saja’,” jelasnya kemudian.

Dalam pengamatannya, Ali menilai Menteri KKP tampak kooperatif saat didatangi petugas KPK hingga akhirnya berpisah rombongan.

Adapun, setelah berpisah rombongan, Ali mengaku masih berada di bandara untuk mengurus urusan keimigrasian hingga melakukan tes usap dan setelahnya pulang ke rumah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kkp ngabalin edhy prabowo
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top