Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kasus Covid-19 Meningkat, Pembelajaran Tatap Muka di Banyumas Disetop

Uji coba pembelajaran tatap muka dihentikan, ruang kelas ditutup.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 23 November 2020  |  12:06 WIB
Ilustrasi - Sejumlah orang tua murid menunggu anaknya saat bersekolah pada hari pertama tahun ajaran baru di SD Negeri 1 Praja Taman Sari di Desa Wonuamonapa, Konawe, Sulawesi Tenggara, Senin (13/7/2020). Pihak sekolah terpaksa menerapkan pembelajaran dengan tiga kali pertemuan tatap muka di sekolah dalam sepekan karena terbatasnya jaringan telekomunikasi untuk penerapan pembelajaran jarak jauh secara daring guna mencegah penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO - Jojon
Ilustrasi - Sejumlah orang tua murid menunggu anaknya saat bersekolah pada hari pertama tahun ajaran baru di SD Negeri 1 Praja Taman Sari di Desa Wonuamonapa, Konawe, Sulawesi Tenggara, Senin (13/7/2020). Pihak sekolah terpaksa menerapkan pembelajaran dengan tiga kali pertemuan tatap muka di sekolah dalam sepekan karena terbatasnya jaringan telekomunikasi untuk penerapan pembelajaran jarak jauh secara daring guna mencegah penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO - Jojon

Bisnis.com, PURWOKERTO - Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah menghentikan uji coba pembelajaran tatap muka hingga batas waktu yang belum ditentukan seiring dengan meningkatnya kasus Covid-19 di wilayah itu.

"Uji coba pembelajaran tatap muka dihentikan, ruang kelas ditutup," kata Bupati Banyumas Achmad Husein saat memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 di Pendopo Sipanji Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Senin (23/11/2020).

Dia menjelaskan, bahwa kebijakan itu ditempuh sebagai upaya pengendalian penularan Covid-19 di Kabupaten Banyumas, khususnya di lingkungan pendidikan.

"Semua pembelajaran tatap muka di bawah kewenangan Pemkab Banyumas tidak boleh ada," katanya.

Sebelumnya, Bupati Achmad Husein mengatakan pihaknya telah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pembelajaran tatap muka seiring dengan ditemukan kasus positif Covid-19 di lingkungan sekolah.

"SMP Negeri 6 Purwokerto ditutup dan akan dievaluasi selama 14 hari ke depan karena ada satu guru yang positif. Hari ini ada pemberitahuan, besok sudah mulai tutup," katanya Senin (9/11/2020).

Dikatakan, SD Negeri Panembangan, Kecamatan Cilongok, yang sebelumnya telah melaksanakan uji coba pembelajaran tatap muka, tetap boleh melaksanakannya.

Kendati demikian, sekolah lain yang sudah siap untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, dapat mengajukan izin melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas.

"Jika sekolah berencana menyelenggarakan pembelajaran tatap muka, para guru wajib menjalani 'swab' (tes usap) lebih dulu," katanya.

Oleh karena, kasus Covid-19 di Kabupaten Banyumas cenderung meningkat, ia akhirnya memutuskan untuk menghentikan uji coba pembelajaran tatap muka.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

belajar Covid-19

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top