Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Satgas Covid-19 Sebut Kasus di Indonesia Masih Terkendali

Secara nasional tercatat angka kasus aktif 12,52 persen, lebih rendah dari rata-rata kasus aktif dunia 26,79 persen.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 09 November 2020  |  15:41 WIB
Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito. - Antara
Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan tren kenaikan kasus Covid-19 secara umum di Indonesia masih terkendali. Namun, dengan peningkatan kasus di Eropa, Indonesia harus waspada.

Usai libur panjang sembilan hari lalu, Wiku mengatakan tren penambahan kasus dari libur belum terlihat.

“Jadi kalau kita lihat perkembangan kasus nasional selama ini, bahwa kasus Covid-19 relatif terkendali meskipun ada libur panjang. Pada saat libur panjang kasusnya menurun karena pemeriksaannya mungkin menurun. Tapi kalau kita lihat kenaikan kasus umumnya terjadi di 10 - 14 hari setelah libur panjang, kalaupun naik, harapannya tidak naik lebih tinggi lagi,” kata Wiku saat konferensi pers virtual, Senin (9/11/2020).

Apabila tidak melonjak, artinya kemampuan nasional dan masyarakat bekerja sama dalam mengantisipasi kenaikan kasus terutama saat libur pajang sudah bisa berjalan dengan baik.

Secara nasional tercatat angka kasus aktif 12,52 persen, lebih rendah dari rata-rata kasus aktif dunia 26,79 persen.

“Ini dari waktu ke waktu selalu turun kasus aktifnya. Ini prestasi bersama, ternyata masyarakat dan pemerintah bisa sama-sama mengendalikan kasus,” kata Wiku.

Kemudian, secara nasional kesembuhan nasional sudah 84,14 persen, lebih tinggi dari dunia sekarang di angka 70,71 persen.

Sedangkan, kasus meninggal 3,34 persen, masih di atas rerata dunia 2,5 persen.

“Dari kondisi nasional yang tren kesembuhan selalu naik, kasus aktif dan kematian turun trennya baik dan terkendali. Dengan peningkatan kasus di Eropa kita harus waspada menjaga perbatasan kita terutama pada pekerja migran untuk kembali ke Indonesia dan umrah yang sudah akan kembali ke Indonesia,” ujarnya.

Wiku mengatakan Satgas Penanganan Covid-19 akan fokus menerapkan karantina dan testing dengan baik, terutama tes usap atau swab, agar tidak ada kasus impor di Indonesia.

Selama bisa menjaga karantina dan testing, kata Wiku, Indonesia diharapkan bisa menjaga agar kasusnya tetap tidak melonjak.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

eropa Covid-19
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top