Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Joaquin "El Chapo" Guzman, pengedar narkoba paling dicari di dunia (tengah), dikawal oleh pasukan keamanan Meksiko di hanggar Angkatan Laut Meksiko di Mexico City, Meksiko, pada Jumat, 8 Januari 2016.  - Bloomberg
Premium

Menilik Daftar Pentolan Gangster Terkaya di Dunia

02 November 2020 | 20:00 WIB
Julukan gangster memang memiliki konotasi yang negatif lantaran bisnisnya yang penuh kekerasan dan ilegal. Namun dari bisnis seperti itulah, pundi-pundi kekayaan mengalir. Siapa saja para pentolan gangster yang dapat disebut sebagai taipan dunia?

Bisnis.com, JAKARTA – ‘Bisnis gelap’ acap kali dipandang sebelah mata, kendati mendatangkan cuan yang besar. Hal itu tak lepas dari karakter bisnis tersebut yang dianggap kotor dan mengandung risiko yang sangat tinggi.

Tak heran jika selama ini, daftar taipan atau miliarder dunia yang sering diberitakan, berasal dari bisnis yang tergolong umum. Sangat jarang ditemukan informasi yang membahas para miliarder dari kalangan gangster, yang mendapatkan uangnya dari bisnis seperti narkoba ataupun bisnis kejahatan lain.

Al Capone menjadi salah satu contoh miliarder legendaris yang mendapatkan kekayaannya dari bisnis gelap. Dia dikenal sebagai salah satu begawan gangster di AS yang mengendalikan jaringan mafia Chicago.

Seperti dikutip dari laman National Law Enforce Museum, Senin (2/11/2020), Capone mengalami masa kejayaan saat periode pelarangan minuman keras di AS. Pada 1929, pendapatan Capone dari bisnis miras ilegal mencapai US$60 juta atau sekitar Rp878,66 miliar.

Kekayaan itu belum termasuk pendapatannya dari bisnis tempat perjudian sebesar US$25 juta dan bisnis gelap lainnya yang mencapai US$20 juta. Dari kekayaannya itu, dia bahkan mampu memperkerjakan 600 gangster untuk mengamankan bisnisnya.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top