Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pekan Kebudayaan Nasional 2020, Nadiem: Jaga Keharmonisan Dengan Bumi

“Kita dan bumi tak terpisahkan. Napas bumi adalah napas kita juga,” kata Nadiem.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 31 Oktober 2020  |  20:23 WIB
Loading the player ...
PEMBUKAAN / PEKAN KEBUDAYAAN NASIONAL 2020

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim berpesan untuk menjaga keharmonisan dengan bumi. Sikap ini adalah cermin dari orang yang bertanggung jawab dalam menjalani kemerdekaan.

Menurut Mendikbud, manusia ada bukan untuk menjajah bumi, tetapi untuk bersahabat dengan bumi.

“Kepadanya kita harus senantiasa berdialog lewat budaya yang diajarkan para leluhur kita,” katanya dalam pembukaan Pekan Kebudayaan Nasional 2020, Sabtu (31/10/2020).

Nadiem melanjutkan, bahwa para leluhur telah mengajarkan berdialog dengan semesta. Mereka melakukan hal itu untuk menjaga keharmonisan antara manusia dengan bumi.

“Kita dan bumi tak terpisahkan. Napas bumi adalah napas kita juga,” kata Nadiem.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka Pekan Kebudayaan Nasional 2020 dengan menyampaikan pesan untuk terus menggali kearifan lokal. Hal ini guna menjaga harmoni dengan bumi dan memperkuat kemampuan dalam menghadapi bencana.

“Mari terus menggali kearifan lokal untuk memperkuat kemampuan kita dalam menghadapi bencana,” kata Presiden.

Menurutnya, leluhur Indonesia telah menurunkan sikap optimistis dan pantang menyerah. Semua itu terbentuk dari tantangan alam yang berada di wilayah Indonesia.

Dia melanjutkan bahwa Indonesia berdiri di atas ring of fire yang membuat negara ini rawan bencana. Seperti diketahui, menurut Bank Dunia, Indonesia masuk dalam daftar 35 negara dengan tingkat risiko tinggi bencana dengan korban jiwa.

Para nenek moyang pun selama ratusan tahun telah berusaha bersahabat dengan tantangan tersebut. leluhur mengajarkan untuk menjaga harmoni dengan lingkungan, membangun kebudayaan dan nilai keutamaan di atasnya.

“Itu yang membuat bangsa indonesia tangguh, menghargai perbedaan, kreatif dan kaya budaya,” kata Presiden.

Kearifan lokal tersebut yang menjadi modal bangsa Indonesia melawan pandemi Covid-19. Kearifan lokal dalam meramu tradisional juga telah dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sumber penghasilan di tengah pandemi.

“Mari kita terus berkarya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Mari kita menjaga bumi kita dengan sehormat-hormatnya,” kata Presiden.

Adapun Pekan Kebudayaan Nasional tahun ini dilakukan secara virtual. Semua kegiatan dapat diakses melalui situs https://pkn.id dan juga media sosial.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengklaim PKN 2020 menjadi suatu perhelatan kebudayaan tradisi dalam jaringan terbesar di dunia. Kegiatan ini melibatkan 4.791 seniman dan pekerja seni, 27 tema konferensi, 93 pergelaran, 1.477 lukisan yang dipamerkan secara virtual dalam 5 kategori.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi seni budaya Nadiem Makarim
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top