Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sepekan, Nyaris Setengah Juta Orang Positif Covid-19 di AS

Illinois, yang menjadi zona merah dalam beberapa pekan terakhir, melaporkan lebih dari 31.000 kasus baru dalam tujuh hari terakhir.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 Oktober 2020  |  09:48 WIB
Petugas medis merawat pasien Covid-19 di Unit Perawatan Intensif (ICU) Rumah Sakit Scripps Mercy, di Chula Vista, California, Amerika Serikat, Selasa (12/5/2020). - Antara/Reuters
Petugas medis merawat pasien Covid-19 di Unit Perawatan Intensif (ICU) Rumah Sakit Scripps Mercy, di Chula Vista, California, Amerika Serikat, Selasa (12/5/2020). - Antara/Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Hampir setengah juta orang di Amerika Serikat tertular Covid-19 dalam tujuh hari terakhir.

Sementara itu, pada pekan lalu lebih dari 5.600 orang di seluruh AS meninggal akibat infeksi Virus Corona, dan angka pasien rawat inap melonjak 13 persen.

Illinois, yang menjadi zona merah dalam beberapa pekan terakhir, melaporkan lebih dari 31.000 kasus baru dalam tujuh hari terakhir. Jumlah itu lebih tinggi dibandingkan dengan di negara-negara bagian lain, kecuali Texas.

Guna membendung lonjakan tersebut, Gubernur Illinois J.B. Pritzker memberlakukan putaran baru pembatasan di enam dari 11 wilayah.

Makan dalam ruangan di bar dan restoran akan dihentikan sementara pada Rabu (28/10/2020), dan pertemuan akan dibatasi untuk maksimal 25 orang. Daerah-daerah yang terkena pemberlakuan itu termasuk beberapa di pinggiran Chicago.

Sejumlah negara bagian lain telah menarik rencana untuk membuka kembali ekonomi demi mengekang penyebaran virus, pada saat suhu lebih dingin melanda sebagian besar negeri.

Gubernur Idaho Brad Little pada Senin (26/10/2020) mengumumkan pertemuan dalam ruangan hanya boleh dihadiri maksimal 50 orang. Jumlah orang yang hadir pada pertemuan di luar ruangan juga akan dibatasi menjadi 25 persen dari kapasitas penuh.

Para pakar kesehatan meyakini bahwa kasus penularan virus melonjak akibat pertemuan sosial secara pribadi, suhu yang lebih dingin, sehingga mendorong orang berada di dalam ruangan, serta kelelahan warga atas tindakan pencegahan Covid-19.

Di luar kawasan Midwest, Kota El Paso di Texas juga menghadapi lonjakan kasus yang membebani rumah sakit setempat. Otoritas setempat mendirikan sebuah fasilitas perawatan alternatif untuk membantu meringankan pusat medis.

"Kami menangani semua jenis pasien. Secara historis, usia mereka di atas 65, mereka dengan beberapa penyakit penyerta. Tapi ada juga yang berusia 20 tahunan. Ada yang berusia 30 tahunan, 40 tahunan," kata Dr. Ogechika Alozie, spesialis penyakit menular di El Paso.

"Memang ada rasa lelah, tapi sekali lagi, kami bekerja keras dan merawat pasien," ia menambahkan.

Presiden AS Donald Trump, yang menghadapi pertarungan sulit untuk terpilih kembali pada 3 November, kembali mengecam laporan bahwa kasus Virus Corona sedang melonjak.

Ia lagi-lagi menegaskan pernyataannya yang tidak benar bahwa negara yang dipimpinnya sedang menjalani perubahan positif dalam pertempuran melawan Corona. Virus itu di Amerika Serikat telah membunuh lebih dari 225.800 orang.

Pennsylvania, negara bagian yang menjadi 'medan pertempuran' panas dalam pemilihan presiden pekan depan, pada Selasa (27/10/2020) melaporkan rekor baru Covid-19, menurut departemen kesehatan negara bagian.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat Virus Corona Covid-19

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top