Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Seorang pria yang mengenakan masker pelindung berjalan melewati papan nama Samsung Electronics Co di Seoul, Korea Selatan. SeongJoon Cho - Bloomberg
Premium

Polemik Tak Berkesudahan Keluarga Samsung

26 Oktober 2020 | 19:16 WIB
Awan kelam nampaknya belum mau pergi dari keluarga pengendali Samsung Group. Setelah dilanda kabar duka meninggalnya mantan bos Samsung Electronics Co. yakni Lee Kun-hee. Sang anak yang kini menjabat sebagai pemimpin de-facto berada di bawah bayang-bayang hukuman negara.

Bisnis.com, JAKARTA – Di balik kabar duka meninggalnya mantan bos Samsung Electronics Co. yakni Lee Kun-hee, terdapat kabar buruk lain yang siap menghinggapi keluarga tersebut.

Keturunan miliader Samsung Grup, Lee Jae Yong, dikenakan dua tuntutan hukum sekaligus oleh Jaksa Korea Selatan atas tuduhan penyuapan dan korupsi.

Adapun kasus pertama adalah terkait dengan perselisihan yang terjadi sejak 2015, di mana Lee Jae Yong dan Samsung dituding menggunakan cara ilegal untuk membantunya mengendalikan perusahaan konglomerat yang didirikan oleh kakeknya itu.

Secara terpisah, kasus suapnya juga akan diadili ulang dan akan segera dimulai. Kedua proses tersebut membuat produsen elektronik terbesar di dunia itu terkena ketidakpastian hukum termasuk kemungkinan pemenjaraan pemimpin de-facto-nya yakni Lee Jae Yong.

Dilansir Bloomberg, Senin (26/10/2020), Lee Jae Yong merupakan Wakil Direktur Samsung Electronics Co. dan pewaris konglomerat terbesar di Korea Selatan.

Setelah kakeknya mendirikan perusahaan raksasa tersebut, ayah Lee Jae Yong yakni Lee Kun Hee, menggantikan kepemimpinannya sampai terkena serangan jatung pada 2014 silam.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top