Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Terkuak! Ini Alasan Prabowo Kunjungi Amerika Serikat

Ketua Umum Partai Gerindra tersebut mengaku berkomitmen memenuhi undangan pemerintahan Donald Trump karena sudah diizinkan oleh Presiden Joko Widodo.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 13 Oktober 2020  |  08:44 WIB
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (20/1/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (20/1/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto mengungkapkan alasan dirinya pergi ke Amerika Serikat.

Padahal, Negara Paman Sam justru mencegah Prabowo untuk datang ke negara tersebut sejak awal era Reformasi 1998 silam.

"AS [Amerika Serikat] negara penting. Saya diundang, ya saya harus memenuhi undangan tersebut," katanya seperti dikutip dalam video rekaman wawancara yang diunggah akun Instagram @IndonesiaAdilMakmur, Selasa (13/10/2020).

Ketua Umum Partai Gerindra tersebut mengaku berkomitmen memenuhi undangan pemerintahan Donald Trump karena sudah diizinkan oleh Presiden Joko Widodo.

Meski demikian, dia tidak mengungkapkan rencana atau agenda pertemuan dengan pemerintah AS. Prabowo justru bercerita rencana untuk melakukan kunjungan kerja saat pandemi Covid-19 menjadi tantangan tersendiri.

"Perjalanan jauh, apalagi sekarang ada Covd-19. Saya tanya ke Presiden [Jokowi]. Presiden bilang iya harus berangkat. Siap Presiden," ujar Prabowo.

Sebelumnya dikabarkan, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto akan mengunjungi Amerika Serikat pada 15 - 19 Oktober 2020. Kunjungan ini menjadi yang pertama bagi Prabowo setelah dicekal oleh Paman Sam selama 20 tahun.

Prabowo sejak Oktober 2019 telah diangkat menjadi Menteri Pertahanan oleh Presiden Joko Widodo. Sejak saat itu Prabowo pun kerap berkomunikasi dengan AS.

Pada 4 Agustus 2020, Prabowo dan Esper sempat berbicara melalui sambungan telepon. Merujuk pada rilis resmi yang diunggah di situs resmi institusi pertahanan AS, defense.gov, keduanya banyak membahas kerja sama militer yang bisa dilakukan Amerika dan Indonesia di masa pandemi Covid-19 ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat prabowo subianto
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top