Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Pejalan kaki melewati gerai SoftBank Corp. di Tokyo, Jepang, Jumat (7/8/2020). - Bloomberg/Toru Hanai
Premium

Di Balik Pecah Rekor 20 Tahun Harga Saham SoftBank

08 Oktober 2020 | 13:26 WIB
Harga saham perusahaan investasi dan teknologi SoftBank Group Corp. melambung hingga mencapai rekor tertinggi dalam 20 tahun terakhir. Ada apa?

Bisnis.com, JAKARTA – Batalnya rencana Initial Public Offering (IPO) WeWork pada September 2019 seakan menjadi noda hitam yang tak bisa hilang di rekam jejak SoftBank Group Corp. Kini, perusahaan investasi dan teknologi itu mendapat momentum untuk bangkit, seiring dengan melambungnya harga saham ke posisi tertinggi dalam 20 tahun terakhir.

Kegagalan WeWork untuk masuk ke bursa saham AS turut menyeret turun pamor bos SoftBank Masayoshi Son. Pasalnya, dialah yang memimpin investasi sebesar US$18,5 miliar SoftBank di perusahaan rintisan yang bergerak di coworking space alias ruang kerja bersama tersebut.

Selain WeWork, pandemi Covid-19 juga membuat kelangsungan proyek-proyek Vision Fund, kendaraan investasi SoftBank yang mendapat suntikan dana dari Pemerintah Arab Saudi terancam telantar. Duit Vision Fund juga melayang setelah investasi di sejumlah startup justru merugi.

Namun, seperti halnya roda yang berputar, nasib juga tak ada yang tahu. Pada Rabu (7/10/2020), saham perusahaan teknologi asal Jepang tersebut diperdagangkan dengan harga 6.955 yen di bursa Jepang, naik 42 poin alias 0,6 persen dari posisi 6.913 yen sehari sebelumnya.

Tak cuma menjadi kenaikan kedelapan beruntun dalam 2 pekan terakhir, catatan tersebut juga bikin SoftBank memecahkan sejarah.

Bloomberg melaporkan bahwa harga 6.955 yen adalah rekor tertinggi yang pernah dicapai SoftBank dalam 20 tahun terakhir. Kali terakhir SoftBank melampaui harga ini terjadi pada Maret 2000.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top