Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Cegah Penyebaran Covid-19, Gerakan Memakai Masker Dikampanyekan di Jateng

Gerakan mencuci tangan dengan sabun, memakai masker dan menjaga jarak harus terus dilakukan oleh masyarakat dalam kehidupan normal baru.
Andhika Anggoro Wening
Andhika Anggoro Wening - Bisnis.com 01 Oktober 2020  |  12:59 WIB
Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Moeldoko bertemu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kampanyekan protokol kesehatan 3 M melalui pendekatan budaya. - Istimewa/KSP
Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Moeldoko bertemu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kampanyekan protokol kesehatan 3 M melalui pendekatan budaya. - Istimewa/KSP

Bisnis.com, JAKARTA - Kampanye gerakan 3 M (mencuci tangan dengan sabun, memakai masker dan menjaga jarak) terus digalakkan di tengah masyarakat dalam kehidupan normal baru agar penyebaran Covid-19 di Indonesia dapat ditekan.

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal TNI (Purn) Moeldoko bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengampanyekan gerakan 3 M dengan mengenakan kaos bertuliskan "Maskeran Den, Disiplin Niku Vaksin".

Moeldoko menerangkan kehadirannya di Jawa Tengah guna melihat langsung upaya yang telah dilakukan pimpinan daerah dalam mengatasi pandemi ini. Selain itu juga mencarikan solusi jika ada hambatan yang terjadi agar pandemi ini dapat segera berakhir

“KSP memiliki program KSP mendengar yaitu membangun komunikasi dan mengelola isu strategis untuk mengetahui langsung apa yang terjadi di lapangan. Kehadiran kami selain mendengarkan juga mencarikan solusi khususnya bagi penanganan Covid-19 di Jawa Tengah ini segera dapat dikendalikan," ujar Moeldoko, Kamis (1/10/2020).

Dalam kesempatan itu, Moeldoko mengajak warga Jawa Tengah untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan seperti tetap memakai masker, jaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun agar terhindar dari penularan virus corona. Slogan "Maskeran Den, Disiplin Niku Vaksin" dijadikan Moeldoko untuk mengampanyekan protokol kesehatan melalui pendekatan budaya.

"Saya mencoba mengangkat dari sisi budaya sebagai upaya pendekatan untuk bisa menyadarkan kepada masyarakat. Bahwa disiplin menggunakan masker dalam menerapkan 3M menjadi sesuatu yang sangat penting dalam menjaga diri," ujar Moeldoko.

Sementara itu, Ganjar menyambut baik kehadiran Meoldoko untuk mengampanyekan 3 M dan disiplin memakai masker, karena wabah Covid-19 di Jawa Tengah belum berakhir. Menurutnya, ini merupakan bentuk perhatian dan atensi pemerintah pusat kepada masyarakat Jawa Tengah agar tertib menerapkan protokol kesehatan.

Ganjar juga memaparkan strategi penanganan Covid-19 yang telah dilakukannya selama ini. Menurutnya, Pemprov Jateng telah berhasil mengendalikan laju penyebaran Covid-19. Selain itu juga tingkat kesembuhan Covid-19 terus meningkat.

"Kami apresiasi, kehadiran Pak Moeldoko menjadi penyemangat warga Jawa Tengah dalam perang melawan pandemi ini. Saya harapkan warga Jateng di mana pun untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aktivitasnya," tegas Ganjar.

Tak hanya dari sisi kesehatan, dalam pertemuan tersebut, Ganjar juga menjelaskan langkah strategis yang telah diambil untuk mengatasi dampak ekonomi akibat pandemi ini. Menurutnya, masyarakat Jawa Tengah ternyata sangat kreatif sehingga muncul berbagai inovasi ekonomi kerakyatan.

Usai mendengarkan pemaparan, Moeldoko memberikan kaos "Maskeran Den, Disiplin Niku Vaksin" kepada Ganjar Pranowo. Ia kembali menegaskan kewajiban masyarakat adalah 3 M, yaitu mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, dan menjaga jarak. Menurutnya, jika 3 M berjalan dengan baik, Covid-19 bisa segera teratasi dan cepat hilang dari Indonesia.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top