Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pilkada Kabupaten Bandung, Yena Iskandar dan Sahrul Gunawan Paling Tajir

Calon bupati Bandung Yena Iskandar menjadi calon kepala daerah yang memiliki total kekayaan terbesar jika dibandingkan calon lainnya dalam Pilkada Kabupaten Bandung.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 28 September 2020  |  17:01 WIB
Calon bupati Bandung Yena Iskandar dan calon wakil bupati Bandung Atep / Instagram yenaiskandar
Calon bupati Bandung Yena Iskandar dan calon wakil bupati Bandung Atep / Instagram yenaiskandar

Bisnis.com, JAKARTA - Sebanyak 3 pasang calon berkontestasi di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bandung tahun 2020. Ketiga pasangan calon itu bakal berebut kursi nomor 1 di pemerintahan kabupaten Bandung.

Para paslon berangkat dari berbagai latar belakang, mulai dari mantan artis, legislator daerah, hingga mantan kapten Persib.

Mereka adalah pasangan Dadang Supriatna - Sahrul Gunawan, Yena Iskandar - Atep, dan Kurnia Agustina - Usman Sayogi.

Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di situs elhkpn.kpk.go.id, Yena Iskandar tercatat sebagai calon bupati terkaya.

Total kekayaan Yena tercatat mencapai Rp29.889.951.000. Dia memiliki 7 bidang tanah yang terletak di Bandung dengan nilai total Rp29.495.760.000.

Yena juga memiliki 4 buah alat transportasi dan mesin seharga Rp380 juta dan surat berharga senilai Rp14.191.000. Yena tercatat tidak memiliki utang.

Kontestan terkaya kedua setelah Yena adalah mantan Artis Sahrul Gunawan. Sahrul tercatat memiliki harta sejumlah Rp22.432.609.458.

Secara rinci, dia memiliki 4 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Jakarta Selatan, Tangerang Selatan, dan Bogor dengan nilai total Rp23.876.000.000.

Aktor sinetron Pernikahan Dini itu juga memiliki alat transportasi dan mesin berupa 1 mobil merek Toyota senilai Rp480 juta serta kas dan setara kas sejumlah Rp302.113.711. Dia memiliki utang senilai Rp2.225.504.253.

Ketiga, ada Kurnia Agustina, dengan total harta kekayaan mencapai Rp10.523.502.092. Kurnia memiliki 24 bidang tanah yang tersebar di Bandung dan Bandung Barat dengan nilai total Rp4.300.805.782.

Dia juga memiliki alat transportasi dan mesin berupa 2 buah mobil dan satu motor senilai Rp554.000.000. Kurnia tercatat mempunyai harta bergerak lainnya senilai Rp884.000.000, serta kas dan setara kas sejumlah Rp4.784.696.310. Dia tercatat tidak memiliki utang.

Keempat ada Dadang Supriatna dengan total harta kekayaan mencapai Rp8.924.950.000. Dia tercatat memiliki 12 bidang tanah sejumlah Rp6.607.250.000 yang tersebar di Bandung.

Dadang juga memiliki alat 11 transportasi dan mesin yang terdiri dari motor dan mobil dengan berbagai merek senilai Rp2.270.000.000. Dia tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp40.000.000 serta kas dan setara kas senilai Rp7.700.000. Dadang tercatat tidak memiliki utang.

Kelima adalah Usman Sayogi dengan total harta kekayaan mencapai Rp7.000.509.766. Dia memiliki 6 bidang tanah dan bangunan senilai Rp6.925.000.000.

Usman memiliki alat transportasi dan besin berupa 5 mobil dan 1 motor dengan nilai total Rp557.000.000. Dia juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp200.500.000 serta kas dan setara kas sejumlah Rp398.009.766. Usman memiliki utang sejumlah Rp1.080.000.000.

Terakhir ada mantan kapten tim 'Maung Bandung' Atep dengan total kekayaan mencapai Rp2.865.000.000. Atep memiliki 2 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Cianjur dan Bandung.

Dia juga tercatat memiliki 3 buah mobil dan 1 motor dengan nilai Rp625.000.000. Dia tercatat memiliki harta bergerak lainnya Rp90 juta serta kas dan setara kas Rp50 juta. Dia juga memiliki tidak utang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bandung lhkpn Pilkada 2020
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top