Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bisnis Properti saat Covid-19, Facebook Beli Kantor REI

Perusahaan teknologi seperti Facebook, Google, dan Amazon.com menjadi salah satu bisnis yang paling enggan membuka kembali kantor mereka karena takut akan penularan Covid-19.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 16 September 2020  |  09:26 WIB
Logo Facebook di kantor Facebook Indonesia - Bisnis/Dhiany Nadya Utami
Logo Facebook di kantor Facebook Indonesia - Bisnis/Dhiany Nadya Utami

Bisnis.com, JAKARTA - Facebook dilaporkan membeli kantor pusat milik Recreational Equipment Inc. (REI) di dekat Seattle Amerika Serikat (AS), sebagai pertanda perusahaan raksasa teknologi informasi itu turut mendorong pasar real estate komersial saat pandemi Covid-19 masih mewabah.

Sebagai perusahaan pengecer pakaian dan perlengkapan luar ruangan, REI sebelumnya  berencana untuk menempati kompleks seluas 400.000 kaki persegi di kawasan Bellevue, negara bagian Washington tersebut pada musim panas ini.

REI merancang kompleks yang rumit untuk mencerminkan citra luar ruangannya dan berharap langkah itu akan berfungsi sebagai cara untuk merekrut karyawan baru.

Properti tersebut memiliki tangga dan jembatan luar ruangan, halaman tanaman alami dan jendela atap untuk membiarkan sinar matahari dan udara masuk.

Tetapi, REI tidak pernah menempatinya karena pandemic Covid-19, malah memilih untuk meminta karyawan bekerja dari jarak jauh dari rumah atau sejumlah kantor kecil di wilayah tersebut.

Kedua perusahaan mengumumkan kesepakatan itu pada Senin lalu waktu setempat dan Facebook membayar senilai US$367,6 juta.

REI juga menjual tanah yang belum dikembangkan di properti itu kepada pengembang Wright Runstad & Co. dan Shorenstein Properties, dengan harga jual total US$390 juta seperti dikutip WSJ.com, Rabu (16/9/2020).

Perusahaan teknologi seperti Facebook, Google, dan Amazon.com Inc. telah menjadi salah satu bisnis yang paling enggan membuka kembali kantor mereka karena takut akan penularan Covid-19.

Beberapa di antaranya malah secara terbuka menerima sistem bekerja dari rumah.

CEO Facebook Mark Zuckerberg sebelumnya mengatakan kepada The Wall Street Journal (WSJ) bahwa dia mengharapkan sebanyak setengah dari karyawan perusahaannya untuk bekerja dari rumah dalam satu dekade.

Akan tetapi, pada saat yang sama, Facebook menunjukkan minat pada sektor real estat saat pandemi Covid-19 belum mereda.

Dengan kesepakatan REI, Facebook sekarang memiliki lebih dari 3 juta kaki persegi ruang di wilayah tersebut, menurut Vijaye Raji, kepala kantor Facebook di Seattle.

Properti REI terletak di sebelah tiga bangunan Facebook lainnya yang semuanya sedang dikembangkan di Distrik Bellevue Spring. Facebook sangat menyukai daerah itu karena banyaknya para ahli teknik dan "masa depan sebagai pusat transit".

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

real estate facebook
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top