Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Hari Ini, Kapasitas Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Terpakai 62 Persen

Kakesdam Jaya Donny Guntur menyampaikan bahwa per hari ini, Selasa (15/9/2020), untuk dua tower yang dijadikan rumah sakit darurat, yaitu tower 6 dan 7 berkapasitas maksimal 2.614 orang, dan saat ini sudah terisi 1.641 orang.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 15 September 2020  |  09:19 WIB
Warga bersepeda di dekat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Selasa (25/8/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha
Warga bersepeda di dekat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Selasa (25/8/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – Diterpa isu bahwa kapasitas Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet sudah penuh, ternyata sudah 62 persen terpakai. Masih bisa digunakan untuk menampung pasien-pasien baru.

Kakesdam Jaya Donny Guntur menyampaikan bahwa per hari ini, Selasa (15/9/2020), untuk dua tower yang dijadikan rumah sakit darurat, yaitu tower 6 dan 7 berkapasitas maksimal 2.614 orang, dan saat ini sudah terisi 1.641 orang,

“Per pagi ini jam 06.00 seperti itu kondisinya, tapi untuk tower 5 ini naiknya cepat sekali memang. Tadi pagi ada 352 orang, jam 08.00 WIB ini sudah ada 426 orang, pasiennya bertambah terus,” jelasnya kepada Bisnis, Selasa (15/9/2020).

Berbeda dengan tower 6 dan 7 yang digunakan oleh pasien Covid-19 positif dengan gejala ringan sampai sedang, tower 5 digunakan sebagai tempat isolasi mandiri untuk pasien positif Covid-19 tanpa gejala.

Adapun, tower 5 baru dibuka pada Sabtu (12/9/2020) dengan kapasitas 2.500 orang. Sementara, untuk menambah kapasitas perawatan, rencananya tower 4 juga akan digunakan beberapa pekan mendatang dengan jumlah kapasitas yang sama.

“Jadi kapasitasnya masih sekitar 60-an persen lah. Ini tower 5 dibuka karea beda fungsi setelah ada aturan untuk isolasi mandiri wajib di fasilitas pemerintah. Jadi tower 6 dan 7 itu sebagai rumah sakit darurat kalau tower 5 itu sebagai flat isolasi mandiri,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menghapus aturan isolasi mandiri di rumah.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bahkan menegaskan bagi yang tidak mau isolasi mandiri akan dijemput paksa untuk dirawat di Wisma Atlet.

Donny menjelaskan isolasi mandiri di Wisma Atlet menjadi pengganti isolasi di rumah, terutama bagi yang tidak mampu memastikan isolasi mandiri berjalan dengan baik di rumah.

“Sebelum ke Wisma Atlet mereka harus membawa rujukan dari puskesmas, surat keterangan tidak bisa melakukan isolasi mandiri, harus tanpa gejala, tidak ada komorbid, dan bisa melaksanakan kegiatan secara mandiri.”

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rumah sakit covid-19
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top