Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Li Ka-shing (kiri), penasihat senior CK Hutchison Holdings Ltd. dan CK Asset Holdings Ltd., bersama putranya, Victor Li, ketika menghadiri acara makan malam tahunan perusahaan di Hong Kong, China, Jumat (10/1/2020). - Bloomberg/Justin China\\r\\n
Premium

Li Ka-shing, Orang Terkaya Hong Kong yang Hartanya 'Diselamatkan' Zoom

07 September 2020 | 12:22 WIB
Melambungnya saham aplikasi Zoom dalam beberapa waktu terakhir ternyata membantu menopang status Li Ka-shing sebagai orang terkaya Hong Kong, di tengah situasi kota pelabuhan itu yang tak pasti.

Bisnis.com, JAKARTA — Li Ka-shing mungkin tak pernah terpikir kerajaan bisnisnya bisa tumbang. Mungkin, dia juga tak pernah terpikir bakal berterima kasih pada aplikasi Zoom karena menyelamatkan statusnya sebagai orang terkaya di Hong Kong.

Jika banyak pejuang Work from Home (WFH) dan pegawai kerah putih lainnya "berterima kasih" kepada Zoom Video Communications Inc. karena memudahkan pekerjaan mereka sejak pandemi Covid-19 berlangsung, maka Li berterima kasih karena kenaikan harga saham perusahaan teknologi itu membuat kekayaannya tak tergerus wabah virus corona.

Berdasarkan data Bloomberg, Rabu (2/9/2020), Li adalah salah satu pemegang saham Zoom. Tepatnya, dia menggenggam 8,5 persen saham perusahaan yang berbasis di San Jose, California tersebut.

Meski terlihat kecil, nominalnya tak main-main. Porsi saham tersebut setara dengan US$11 miliar, sepertiga kekayaan Li.

Pada Senin (31/8), Zoom melaporkan pendapatan mereka melonjak hingga 355 persen menjadi US$663,5 juta selama periode April-Juli 2020, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Adapun labanya melambung menjadi US$186 juta, dari hanya US$5,5 juta pada kuartal II/2019.

Pencapaian ini merupakan yang tertinggi kedua di antara anggota Nasdaq 100 Index pada kuartal II/2020. Kinerja yang luar biasa itu didukung oleh naiknya jumlah pengguna sampai 4.700 persen secara year-on-year (yoy) menjadi rata-rata 148,4 juta pengguna aktif per bulannya.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top