Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Amankan Stok, Filipina Dekati 16 Produsen Vaksin

Filipina mengandalkan vaksin untuk membantu menahan wabah virus corona terburuk di Asia Tenggara yang telah menginfeksi hampir 190.000 orang meskipun memberlakukan salah satu penguncian paling awal dan terlama di kawasan itu.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 24 Agustus 2020  |  12:08 WIB
Virus Corona Rusia yang dikembangkan oleh Institut Penelitian Ilmiah Epidemiologi dan Mikrobiologi Gamaleya. - Xinhua/RDIF Rusia
Virus Corona Rusia yang dikembangkan oleh Institut Penelitian Ilmiah Epidemiologi dan Mikrobiologi Gamaleya. - Xinhua/RDIF Rusia

Bisnis.com, JAKARTA - Filipina sedang bernegosiasi dengan 16 produsen vaksin Covid-19 potensial untuk mendapatkan pasokan yang dibutuhkan untuk memerangi wabah paling parah di Asia Tenggara itu.

Wakil Menteri Kesehatan Maria Rosario Vergeire mengatakan negara ini akan bergabung dengan uji coba 14 vaksin pada manusia di bawah Uji Coba Solidaritas Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO dan fasilitas Covax global untuk mendapatkan akses prioritas jika terbukti efektif.

"Kami lebih baik memposisikan diri untuk vaksin ini. Apa pun yang ditemukan aman dan layak untuk negara kami, itulah yang akan kami miliki," kata Vergeire, dilansir Bloomberg, Senin (24/8/2020).

AS dan Rusia juga telah berkomitmen untuk membagikan stok untuk Filipina yang tidak memiliki kapasitas produksi vaksinnya sendiri.

Filipina mengandalkan vaksin untuk membantu menahan wabah virus corona terburuk di Asia Tenggara yang telah menginfeksi hampir 190.000 orang meskipun memberlakukan salah satu penguncian atau lockdown paling awal dan terlama di kawasan itu. Singapura dan Indonesia sudah bermitra dengan pengembang asing, sementara Thailand mengembangkan vaksinnya sendiri.

Departemen Kesehatan mengusulkan untuk mempercepat distribusi vaksin Covid-19 dengan mengabaikan uji klinis fase 4. Pengesampingan tersebut tunduk pada kondisi, termasuk pelaksanaan pengawasan keamanan, efektivitas dan persetujuan penerima.

Sementara itu, pemerintah berpegang teguh pada larangan penempatan petugas kesehatan untuk proyek tersebut. Badan kesehatan menawarkan tunjangan, asuransi jiwa, perumahan dan transportasi karena baru mendapat kurang dari 3.000 orang dari 10.500 yang ditargetkan untuk program perekrutan darurat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

filipina vaksin Virus Corona
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top