Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Spesimen Terperiksa Hanya 19.395, Satgas: Enam Lab Belum Melapor

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menyebutkan enam laboratorium belum melaporkan hasil pemeriksaan PCR.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 24 Agustus 2020  |  15:58 WIB
Petugas medis mengambil sampel spesimen saat swab test virus corona Covid-19 secara drive thru di halaman Laboratorium Kesehataan Daerah (Labkesdan) Kota Tangerang, Banten, Senin (6/4/2020)./Antara - Fauzan
Petugas medis mengambil sampel spesimen saat swab test virus corona Covid-19 secara drive thru di halaman Laboratorium Kesehataan Daerah (Labkesdan) Kota Tangerang, Banten, Senin (6/4/2020)./Antara - Fauzan

Bisnis.com, JAKARTA - Hari ini, Senin (24/8/2020) Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melaporkan telah diperiksa sebanyak 19.395 spesimen. Capaian itu  jauh dari target pemeriksaan 30.000 spesimen yang diminta Presiden Jokowi.

Dalam paparan data yang disampaikan Satgas disebutkan penyebab minimnya jumlah spesimen yang diperiksa karena enam laboratorium belum melaporkan hasil pemeriksaan PCR.

Adapun, spesimen yang diperiksa pada hari ini terdiri atas 19.332 spesimen yang diperiksa melalui metode real time PCR dan 63 menggunakan tes cepat molekular (TCM).

Hasilnya, terjadi penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 1.877, kasus sembuh 3.560, dan kasus meninggal 79.

Seluruh spesimen yang diperiksa pada 24 Agustus 2020 berasal dari 16.185 orang atau kumulatif mencapai 1.173.369 orang. Sedangkan kumulatif spesimen yang sudah diperiksa mencapai 2.056.166.

Pada Minggu, tercatat telah dilakukan pemeriksaan terhadap 22.152 spesimen yang diambil dari 17.416 orang.

Hingga Minggu, jumlah spesimen yang telah diperiksa mencapai 2.036.771 spesimen dari total 1.157.184 orang dengan rasio positif sebesar 13,3 persen.

Berdasar laporan Satgas pada Minggu (23/8/2020) terjadi penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 2.037 orang atau kumulatif 153.535 orang.

Selain itu, kasus sembuh bertambah 2.302 orang atau kumulatif 107.500 orang. Kasus meninggal bertambah 86 atau jika ditotal menjadi 6.680 orang.

Sedangkan kasus suspek tercatat sebanyak 75.522 orang dan sebanyak 34 provinsi serta 485 kabupaten/kota terdampak.

DKI Jakarta menjadi provinsi dengan penambahan kasus positif Covid-19 tertinggi yakni 615 orang pada 23 Agustus 2020.

Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19, dengan penambahan tersebut, kumulatif kasus positif DKI Jakarta mencapai 33.470 orang atau juga masih menjadi yang tertinggi.

Kemudian, Jawa Timur menyusul dengan penambahan kasus positif sebanyak 279 orang, diikuti Jawa Tengah 188, Kalimantan Selatan 81, dan Kalimantan Timur 80 orang.

Jumlah kumulatif kasus positif di Jawa Timur menduduki peringkat ke-2 tertinggi di Indonesia yakni mencapai 30.315 orang.

Kemudian, Jawa Tengah menyusul dengan total 12.476 kasus positif, Sulawesi Selatan dengan 11.470, Jawa Barat 9.283, dan Kalimantan Selatan 7.777 kasus positif.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

covid-19
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top