Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Kondisi kota Beirut, Lebanon, setelah ledakan gudang penyimpanan amonium nitrat sebesar 2.750 ton - Bloomberg
Premium

Ledakan Beirut: Bagaimana Dampaknya bagi Krisis Lebanon?

20 Agustus 2020 | 16:53 WIB
Ledakan amonium nitrat di pelabuhan Beirut mengancam memperburuk kondisi Lebanon yang telah terhempas oleh krisis berkepanjangan.

Bisnis.com, JAKARTA – Lebanon seperti sudah tidak asing dengan musibah. Mulai dari perang saudara berkepanjangan, praktik korupsi, krisis ekonomi yang memicu ketegangan politik, hingga wabah virus corona.

Pada awal Agustus, Lebanon kembali diterpa bencana. Ledakan besar mengoyak pelabuhan di ibukotanya, Beirut, pada 4 Agustus, menewaskan lebih dari 170 orang, melukai ribuan lainnya dan merusak bangunan di sebagian besar kota.

Para pejabat mengatakan itu disebabkan oleh ledakan timbunan amonium nitrat seberat 2.750 ton yang disimpan di sana, yang setara dengan 1.800 ton TNT.

Marwan Abboud menggambarkan bencana itu sebagai "hari kiamat" yang dia perkirakan mungkin membuat 300.000 orang kehilangan tempat tinggal. Sedangkan kerugian negara, ujarnya, lebih dari US$3 miliar seperti dikutip ChannelNewsAsia.com.

Penyelidikan penyebab ledakan di Lebanon telah dimulai. personel lokal dan internasional, termasuk penyelidik dari FBI AS akan membantu penyelidikan.

Direktur Jenderal Bea Cukai Beirut Badiri Daher, yang menjadi tahanan rumah beberapa hari setelah ledakan, telah ditangkap perihal penyebab ledakan.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top