Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KJRI San Francisco Gelar Indonesia Virtual Fest, Pamerkan Produk Importir

Terdapat 10 importir yang memamerkan produk kopi, teh, alas kaki hingga furnitur dalam Indonesia Virtual Fest.
Anggara Pernando
Anggara Pernando - Bisnis.com 16 Agustus 2020  |  20:37 WIB
Petani memetik kopi Arabika (Coffea arabica) di perladangan lereng gunung Sindoro Desa Canggal, Candiroto, Temanggung, Jawa Tengah, Jumat (19/6/2020). Menurut petani, musim panen tahun ini harga kopi Arabika merosot tajam menjadi Rp5.000 per kilogram dari harga tahun sebelumnya yang mencapai Rp9.000 per kilogram biji basah di tingkat petani. ANTARA FOTO - Anis Efizudin
Petani memetik kopi Arabika (Coffea arabica) di perladangan lereng gunung Sindoro Desa Canggal, Candiroto, Temanggung, Jawa Tengah, Jumat (19/6/2020). Menurut petani, musim panen tahun ini harga kopi Arabika merosot tajam menjadi Rp5.000 per kilogram dari harga tahun sebelumnya yang mencapai Rp9.000 per kilogram biji basah di tingkat petani. ANTARA FOTO - Anis Efizudin

Bisnis.com, JAKARTA - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) San Francisco, Amerika Serikat menggelar “Indonesia Virtual Fest” untuk mempromosikan produk unggulan Indonesia.

Dalam pameran virtual itu ditampilkan produk Indonesia yang telah masuk Amerika Serikat. Terdapat 10 perusahaan di Amerika Serikat yang melakukan pemasaran produk Indonesia secara online dengan segmentasi produk ecera maupun grosir.

Konsul Jenderal RI-San Francisco, Simon D.I. Soekarno dalam sambutan pembukaan Indonesia Virtual Fest menyampaikan keinginannya untuk memperkenalkan produk-produk Indonesia kepada masyarakat AS.

“Kami ingin berbagi tentang berbagai komoditas dan produk terbaik yang dapat ditawarkan Indonesia kepada komunitas global. Kami yakin masyarakat di AS akan menikmati produk Indonesia karena kualitas serta keunikannya,” kata Simon dalam keterangan tertulis, Minggu (16/8/2020).

Kesepuluh perusahaan yang tampil yakni Beaneka Coffee, Pagi Coffee Merchants, dan Belift Coffee yang memasarkan produk kopi spesialti. Selanjutnya Harendong Organic Tea Estate dan Lake Missoula Tea Company yang memasarkan produk teh spesialti.

Juga Nuts+Nuts USA, Tofurky, dan The Tropical Kitchen yang memasarkan berbagai produk makanan. Sedangkan Selamat Design menawarkan produk furnitur, dan Indosole memasarkan produk alas kaki.

Dalam sambutannya, Mark Chandler, Direktur Perdagangan Internasional Kantor Wali kota San Francisco menyampaikan kegiatan bersama ini merupakan terobosan terbaru di wilayahnya. “Pameran dagang secara virtual adalah cara yang cukup inventif untuk dicoba dalam melakukan promosi di masa pandemi. Apresiasi kepada Pemerintah Indonesia atas program yang inovatif ini,” katanya.Kegiatan pameran dibagi menjadi  tiga sesi sesuai dengan kategori produk. Sesi pertama diisi oleh bisnis yang menjual produk kopi dan teh spesialti yaitu Beaneka Coffee, Pagi Coffee Merchants, Belift Coffee, Harendong Organic Tea Estate dan Lake Missoula Tea Company.

Pada sesi selanjutnya pameran diisi oleh bisnis produk yang menjual makanan Indonesia seperti Nuts+Nuts USA, Tofurky, dan the Tropical Kitchen. Di sesi kedua, para vendor tidak hanya mendemonstrasikan produknya secara virtual namun juga berbagi tanggapannya mengenai produk-produk Indonesia. Salah satunya disampaikan oleh Seth Tibbot, warga Amerika pendiri perusahaan makanan vegetarian “Tofurky” yang memproduksi tempe sebagai salah satu produknya.

“Tempe semakin populer di AS, pertumbuhan penjualan tempe mencapai 40% pada tahun 2020 dan menjadikannya salah satu dari 10 subkategori daging beku alternatif teratas di supermarket konvensional AS. Tempe merupakan produk serbaguna sehingga dan dapat digunakan untuk berbagai makanan seperti sushi, burger, taco atau bahkan untuk topping dessert!”

 Sesi terakhir pameran menampilkan bisnis furnitur yaitu Selamat Designs dan produk alas kaki yaitu Indosole.

Kegiatan ini disaksikan oleh lebih dari 400 audiens yang terdiri dari beberapa Konsul Jenderal negara sahabat di San Francisco seperti Jepang, Filipina, Vietnam, Ukraina, hingga Georgia. Juga wakil dari berbagai Kamar Dagang di Sacramento, San Francisco, dan Portland.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat kjri
Editor : Anggara Pernando
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top