Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Rem Blong, Truk Sruduk 6 Sepeda Motor, 5 Tewas di Jember

Sebuah truk bermuatan kedalai mengalami rem blong saat melaju di sebuah pasar tradisional di Jembar, Jawa Timur, sehingga menyeruduk 6 sepeda motor dan truk dengan menelan korban tewas 5 orang pada Kamis Petang (13/8/2020).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 14 Agustus 2020  |  08:30 WIB
Kecelakaan beruntun yang terjadi di Jalan Raya Jember-Banyuwangi di Desa Sempolan, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis petang 13 Agustus 2020. - Antara/dokumentasi/Polsek Sempolan
Kecelakaan beruntun yang terjadi di Jalan Raya Jember-Banyuwangi di Desa Sempolan, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis petang 13 Agustus 2020. - Antara/dokumentasi/Polsek Sempolan

Bisnis.com, JEMBER - Sebuah truk bermuatan kedalai mengalami rem blong saat melaju di sebuah pasar tradisional di Jembar, Jawa Timur, sehingga menyeruduk 6 sepeda motor dan truk dengan menelan korban tewas 5 orang pada Kamis Petang (13/8/2020).

Kepolisian Sektor Sempolan di Kabupaten Jember, Jawa Timur menyatakan data sementara tercatat lima korban meninggal dunia dan lima korban luka-luka akibat kecelakaan maut di Jalan Raya Jember-Banyuwangi kilometer 22 tepatnya di Desa Sempolan, Kamis (13/8) petang.

Data tersebut meralat keterangan anggota Polsek Sempolan sebelumnya yang menyebutkan tujuh atau delapan korban meninggal dunia.

"Lima korban meninggal dunia di lokasi kejadian dan korban luka-luka dibawa ke rumah sakit," kata Kapolsek Sempolan AKP Suhartanto, Jumat (14/8/2020) seperti dilaporkan Antara.

Korban yang meninggal dalam kecelakaan tersebut yakni Deki (20) warga Desa Seputih, Kecamatan Mayang; Susiatun (40) dan Narsiah Cindi Annuriyah (8) warga Desa Sempolan, Kecamatan Silo; Rizky Kurniawan (22) warga Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari; Murtohi (50) warga Desa Sumberjati, Kecamatan Silo.

Sementara itu  korban yang mengalami luka-luka yakni Lukmanul Hakim (21) warga Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo; Samsuri (50) pengemudi sopir truk colt diesel warga Desa Patemon, Kecamatan Tanggul; Moh. Kodir (25) kenek truk fuso warga Desa Rambigundam, Kec. Rambipuji; M. Muhajir (21) warga Kecamatan Ajung; dan Trisia Oktaviana (20) warga Desa Srono, Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi.

"Kecelakaan beruntun tersebut melibatkan satu unit truk Mitsubishi Fuso Nopol : P-8525-UG, satu unit truk Mitsubishi Colt Diesel Nopol P-9893-K, dan enam sepeda motor," katanya.

Suhartanto menjelaskan kronologis kecelakaan berawal dari truk fuso P-8525-UG melaju dari arah timur (Banyuwangi) menuju Jember dan sesampainya di Pasar sempolan truk mengalami rem blong hingga menyenggol sepeda motor, kemudian truk tetap melaju hingga menabrak dua sepeda motor di Jalan Raya Jember-Banyuwangi.

Meskipun sudah menabrak beberapa kendaraan roda dua, truk fuso masih tetap melaju dan menghantam bagian belakang truk Mitsubishi colt diesel bermuatan air minum kemasan hingga terbalik dibahu jalan.

"Truk fuso bermuatan kedelai itu masih tidak bisa dikendalikan, kemudian menabrak tiga sepeda motor. Truk fuso baru berhenti setelah menabrak pagar rumah milik warga di Desa Sempolan," katanya.

Akibat kecelakaan beruntun tersebut, arus lalu lintas di Jalan Raya Jember-Banyuwangi macet beberapa kilometer akibat truk yang terguling melintang di tengah jalan dan evakuasi kendaraan selesai dilakukan pada Kamis (13/8) malam sekitar pukul 21.00 WIB, sehingga arus lalu lintas kembali lancar. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kecelakaan jember

Sumber : Antara

Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top