Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kemendikbud Gandeng Relawan Covid-19 Nasional Gencarkan Gerakan Adaptasi Kebiasaan Baru

Aries Junaedi mengungkapkan gerakan tersebut dibentuk atas dasar untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat melakukan protokol kesehatan sebagai bentuk adaptasi kebiasaan baru untuk memutus rantai penularan Virus Corona.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 12 Agustus 2020  |  05:23 WIB
Loading the player ...
Gerakan 31 Hari Tantangan Siap Adaptasi

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama dengan Relawan Covid-19 Nasinal (Recon) membentuk Gerakan 31 Hari Siap Adaptasi Kebiasaan Baru sepanjang Agustus 2020.

Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemendikbud Aries Junaedi mengungkapkan gerakan tersebut dibentuk atas dasar untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat melakukan protokol kesehatan sebagai bentuk adaptasi kebiasaan baru untuk memutus rantai penularan Virus Corona.

“Gerakan ini bisa jadi lebih efektif dan kolaboratif untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat dalam penerapan adaptasi kebiasaan baru melalui aksi preventif adn promotif,” terangnya, Selasa (11/8/2020).

Dengan kolaborasi bersama Recon ada 15.000 relawan yang terlibat yang akan menyebarkan konten yang sebelumnya sudah disiapkan oleh Satgas Penanggulangan Covid-19 dan BNPB itu berupa narasi, audio, video, yang menggambarkan relawan melakukan edukasi terhadap masyarakat.

“Ini gerakan 31 hari tantangan siap adaptasi mudah-mudahan memberikan efek edukasi yang luar biasa,” tambah Aries.

Hashfi Khairudin, Koordinator Gerakan Siap Adaptasi Relawan Covid-19 Nasional, menambahkan bahwa para relawan sudah turun ke lapangan, mengunjungi sekolah, masuk ke kantor, tempat kebugaran, pasar, pertokoan semua tempat publik yang kemungkinan penularannya tinggi.

“Kami melakukan KIE berupa Komunikasi, Informasi, dan Edukasi kepada masyarakat khususnya untuk aksi preventif promotif. Kegiatan utamanya adalah untuk menyampaikan pesan bahwa harus pakai masker, jaga jarak, cuci tangan dan sebagainya,” terang Hashfi.

Sebelum turun ke lapangan, para relawan juga sudah mendapatkan pembekalan bagaimana cara untuk tindakan preventif promotif untuk diedukasi ke masyarakat. Adapun, penyebaran konten-konten juga tak hanya dilakukan dari luar jaringan, tapi juga secara daring melalui akun media sosial dari 15.000 relawan tersebut.

“Gerakannya dimulai 1 Agustus 2020 dan dilakukan selama satu bulan penuh. Jadi kita menerima laporan, karena para relawan punya medsos sendiri. Kita harapannya dapat update dari para relawan, misalnya video aktivitas para relawan bisa kita pantau leat medsos,” imbuh Hashfi.  

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemendikbud Virus Corona covid-19
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top