Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Uji Covid-19 Capai 28.738 Spesimen, Masih di Bawah Target Jokowi

Jumlah spesimen yang diperiksa pada Rabu (5/8/2020) sebanyak 28.738 spesimen atau di bawah target baru pemerintah yaitu 30.000 spesimen per hari.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 05 Agustus 2020  |  16:22 WIB
Petugas medis mengambil sampel spesimen saat swab test virus corona Covid-19 secara drive thru di halaman Laboratorium Kesehataan Daerah (Labkesdan) Kota Tangerang, Banten, Senin (6/4/2020)./Antara - Fauzan
Petugas medis mengambil sampel spesimen saat swab test virus corona Covid-19 secara drive thru di halaman Laboratorium Kesehataan Daerah (Labkesdan) Kota Tangerang, Banten, Senin (6/4/2020)./Antara - Fauzan

Bisnis.com, JAKARTA – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat pemeriksaan spesimen pada Rabu (5/8/2020) sebanyak 28.738 spesimen. Angka tersebut membuat total spesimen yang diperiksa secara kumulatif mencapai 1.603.781 spesimen.

Adapun, jumlah orang yang diperiksa secara kumulatif sampai hari ini sudah mencapai 922.709 orang. Dari jumlah tes tersebut ditemukan jumlah positif kumulatif sebanyak 116.871 orang dan negatif 806.017 orang.

Berdasarkan jumlah hasil tes tersebut, tingkat positivity rate Indonesia hari ini berada di posisi 12,7 persen.

Sementara itu, jumlah spesimen harian per Selasa kembali berada di bawah target Presiden Joko Widodo yang memasang target untuk melakukan pemeriksaan kepada 30.000 spesimen per hari.

Untuk mencapai target tersebut, Satgas Penanganan Covid-19 harus melakukan perluasan peran laboratorium dalam diagnosis, bahwa 1 kasus per 1.000 penduduk harus dilakukan pemeriksaan laboratorium.

Adapun, pencapaian pemeriksaan spesimen harian umumnya menurun pada Sabtu dan Minggu. Dengan adanya pedoman baru revisi kelima untuk penanganan Covid-19, diharapkan bisa melakukan tracing kontak sehingga pemeriksaan pada Sabtu dan Minggu tidak menglami penurunan.

Strategi untuk pencapaian target tersebut antara lain memeriksa semua kasus suspek termasuk anggota keluarga yang pernah kontak dengan kasus konfirmasi, semua tenaga kesehatan di rumah sakit yang kontak dengan kasus konfirmasi, yang berpindah tempat atau keluar dari zona merah, penduduk yang masuk dalam penyelidikan epidemologi, dan tempat berkumpul permanen seperti sekolah, pabrik, kantor, serta pada kasus ISPA dari surveilans ILI dan SARI.

Kemudian, sesuai dengan pedoman revisi kelima tersebut, Kementerian Kesehatan juga berupaya membangun jejaring laboratorium pemeriksa Covid-19. Selain itu, secara nasional, untuk memeriksakan PCR dan TCM di seluruh laboratorium di Indonesia.

Pada hari ini tercatat tambahan jumlah kasus konfirmasi Covid-19 nasional sebanyak 1.815 orang sehingga totalnya menjadi 166.871 kasus. Adapun, jumlah kasus sembuh bertambah 1.839 orang sehingga totalnya 73.889. Sementara itu, kasus meninggal bertambah 64 orang sehingga totalnya 5.452 orang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona covid-19
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top