Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Cegah Covid-19, Meja Oval Presiden Dipasangi Pembatas Kaca

Protokol kesehatan yang ketat diterapkan saat Presiden Jokowi berkegiatan atau bertatap muka dengan orang lain di lingkungan istana.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 03 Agustus 2020  |  13:54 WIB
Kaca akrilik sebagai pembatas di meja oval tempat Presiden Jokowi bekerja di Istana Merdeka Jakarta, Senin (3 - 8). (Kris / Biro Pers Sekretariat Presiden)
Kaca akrilik sebagai pembatas di meja oval tempat Presiden Jokowi bekerja di Istana Merdeka Jakarta, Senin (3 - 8). (Kris / Biro Pers Sekretariat Presiden)

Bisnis.com, JAKARTA - Sekretarias Presiden menerapkan protokol kesehatan yang ketat untuk mencegah penularan virus Corona (Covid-19). Salah satu cara yang dilakukan ialah dengan membatasi meja pertemuan Presiden Joko Widodo dengan para tamunya dengan menggunakan kaca akrilik.

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono menyatakan protokol kesehatan yang ketat diterapkan saat Kepala Negara berkegiatan atau bertatap muka dengan orang lain di lingkungan istana.

"Di meja oval bapak Presiden yang akan menerima tamu-tamu yang diundang oleh Bapak Presiden, kami siapkan pembatas. Pembatas itu artinya kaca akrilik sehingga Bapak Presiden walaupun berhadapan tetap ada batas," kata Heru di Jakarta, Senin (3/8/2020).

Selain itu, Setpres juga mengatur jarak kursi antara Presiden dan tamunya. Walhasil, kendati harus berhadapan dengan para tamunya, keamanan Presiden dari Covid-19 tetap terjamin.

"Selain itu tetap menggunakan masker, tetap cuci tangan, dan tetap masuk ke tabung untuk didisinfektan sehingga semuanya terjamin protokol kesehatan di istana," ujar Heri.

Sirkulasi udara di semua ruangan di lingkungan Istana Kepresidenan juga dipastikan lancar dengan jendela yang dibuka secara rutin.

Lebih lanjut, Heru mengungkapkan setiap tamu yang akan menemui Presiden Jokowi juga wajib menjalani uji usap. 

"Walaupun sudah dilakukan Swab, di hari H-nya kami akan lakukan rapid test," jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi Virus Corona covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top