Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Hasyim Wahid Wafat, Sudah 2 Pekan di RS karena Komplikasi Ginjal

KH Hasyim Wahid, adik bungsu Gus Dur, meninggal dunia pada Sabtu (1/8/2020) dini hari di RS Mayapada, Jakarta, di usia 67 tahun.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 01 Agustus 2020  |  10:59 WIB
lustrasi Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid) - Foto Antara.
lustrasi Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid) - Foto Antara.

Bisnis.com, JAKARTA - KH Hasyim Wahid meninggal dunia pada Sabtu (1/8/2020) dini hari di RS Mayapada, Jakarta. Sosok yang akrab disapa Gus Im ini merupakan adik bungsu Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Hasyim Wahid wafat di usia 67 tahun. Keponakannya, Irfan Wahid, mengatakan bahwa pamannya sakit komplikasi ginjal.

“Sudah dua minggu lebih di rumah sakit,” kata Irfan kepada Tempo, Sabtu (1/8/2020).

Kabar berpulangnya Gus Im itu juga disampaikan Irwan Wahid, putra KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah), dalam cuitannya di akun twitternya @ipangwahid.

"Telah berpulang KH. Hasyim bin KH. Wahid Hasyim (Gus Im) pada hari Sabtu pukul 04.18 WIB," cuit akun tersebut.

Jenazah sosok yang akrab disapa Gus Im ini akan disemayamkan di rumah duka di Ciganjur, Jakarta Selatan dan selanjutnya dimakamkan di Denanyar, Jombang, Jawa Timur.

Hasyim Wahid atau akrab disapa Gus Im merupakan cucu dari pendiri Nahdlatul Ulama, Hasyim Asy’ari. Dia merupakan adik dari Gus Dur dan Salahuddin Wahid atau Gus Sholah.

Gus Im pernah berkarir di bidang pemerintahan pada era Presiden Gus Dur. Ia pernah menjadi konsultan Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), yang kerap menghadapi debitur bandel.

Sejak menjadi konsultan BPPN, dia mampu menarik nama-nama sulit ke BPPN sembari menenteng data perusahaan mereka, di antaranya Tommy Winata, Bambang Trihatmodjo, dan Tommy Soeharto.

“Mungkin karena saya sudah lama kenal mereka, sejak 1980-an,” kata Gus Im dalam petikan wawancaranya dengan Majalah Tempo, pada 2000.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

meninggal gus dur

Sumber : Tempo

Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top