Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

10 Hari Positif Corona di DIY Naik 159 Jadi 572, Masuk Peringkat 21

Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatatkan penamabahan kasus positif Covid-19 atau Corona 159 dalam 10 hari terakhir atau hampir 16 kasus per hari, sehingga jumlah kasus positif Corona di DIY mencapai 572 orang hingga Selasa (28/7/2020).
Sunartono
Sunartono - Bisnis.com 29 Juli 2020  |  10:37 WIB
Pergerakan kasus Corona di DIY hingga 28 Juli 2020. Data corona.jogjaprov.go.id
Pergerakan kasus Corona di DIY hingga 28 Juli 2020. Data corona.jogjaprov.go.id

Bisnis.com, JOGJA - Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatatkan penamabahan kasus positif Covid-19 atau Corona 159 dalam 10 hari terakhir atau hampir 16 kasus per hari, sehingga jumlah kasus positif Corona di DIY mencapai 572 orang hingga Selasa (28/7/2020).

Angka 572 kasus dari data corona.jogjaprov.go.id tersebut sama persis dengan data dari pemerintah pusat di laman covid19.bnpb.go.id, yang menempatikan Provinsi DIY di peringkat 21.

DIY bersama  Banten peringkat 13) merupakan dua provinsi di pulau Jawa yang tak masuk lima besar. Keompok lima besar yang menyumbang 53 persen kasus Covid-19 secara nasional berturut-urut adalah Jawa Timur, DKI Jakarta, Sulawesi Selatan, Jawa Tengan, dan Jawa Barat.

DIY mencatatkan rekor kasus positif Covid-19 paling tinggi dalam 10 hari terakhir dengan angka 159 kasus positif. Angka itu membuat jumlah kasus corona di Juli 2020 ini melonjak. Jumlah kasus positif total di DIY mencapai 572 kasus per Selasa (28/7/2020).

Rincian kasus 10 hari terakhir mulai periode 19 Juli 2020 hingga Selasa 28 Juli 2020. Berdasarkan data yang dirilis Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY, Minggu (19/7/2020) jumlah positif Covid-10 di DIY bertambah 16 kasus dengan delapan pasien sembuh, Senin (20/7/2020) bertambah enam kasus dengan tiga pasien sembuh. Kemudian Selasa (21/7/2020) mencatatkan rekor tertinggi kasus harian sepanjang Corona masuk DIY dengan 28 kasus dan tiga pasien sembuh.

Kasus Rabu (22/7/2020) pasien positif Covid-19 bertambah 21 kasus dengan dua angka pasien sembuh, Kamis (23/7/2020) bertambah 11 kasus an empat pasien sembuh, Jumat (24/7/2020) bertambah 23 kasus dan satu pasien sembuh. Sedangkan pada Sabtu (25/7/2020) ada tambahan sebanyak 17 kasus dengan tujuh pasien sembuh, Minggu (26/7/2020) laporan harian menunjukkan tambahan tujuh kasus dan tiga kasus pasien sembuh.

Kasus pada Senin (27/7/2020) bertambah 15 kasus dan tiga kasus sembuh serta Selasa (28/7/2020) ada tambahan 15 kasus dan enam pasien dinyatakan sembuh. Dengan demikian total ada 40 pasien sembuh selama 10 hari terakhir dan tambahan positif Covid-19 sebanyak 159 kasus.

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih mengakui positif rate DIY selama dua pekan terakhir pada periode 12 Juli 2020 hingga 24 Juli 2020 sebesar 2,7 persen. Angka itu menunjukkan kenaikan jumlah kasus dibandingkan dua pekan periode sebelumnya dengan positif rate 1,95%.

“Kenaikan positif rate tersebut dimungkinkan karena beberapa pekan terakhir kasus di DIY mengalami peningkatan yang signifikan meski pun dari sampel yang diperiksa per hari juga meningkat. Standar WHO menargetkan positif rate kurang 5 persen,” katanya Senin (27/7/2020).

Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) DIY menyatakan hal yang sama. Kenaikan itu terjadi karena semakin meningkatnya tracing yang dilakukan oleh Dinkes kabupaten dan kota serta ditambahkan kapasitas pemeriksaan laboratorium.

Kepala BBTKLPP DIY Irene menjelaskan banyaknya temuan kasus Covid-19 DIY selama beberapa terakhir merupakan hasil kerja keras dari Dinkes yang terus melakukan tracing secara maksimal. “Penambahan kasus terjadi karena peningkatan jumlah tracing yang dilakukan oleh teman-teman Dinkes yang super, lalu diperiksa di Laboratorium sampai ratusan-ratusan sampel,” katanya pada Rabu (23/7/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

diy Virus Corona covid-19
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top