Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Presiden Kembali Rapat Secara Virtual, Ini Penjelasan Istana

Sebelumnya Presiden telah melaksanakan rapat tatap muka selama 1 bulan terakhir di tengah pandemi virus Corona.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 27 Juli 2020  |  10:30 WIB
Presiden Joko Widodo/ANTARA/BPMI Setpres - Handout
Presiden Joko Widodo/ANTARA/BPMI Setpres - Handout

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo kembali melakukan rapat secara virtual dengan para menteri.

Sebelumnya Presiden telah melaksanakan rapat tatap muka selama 1 bulan terakhir di tengah pandemi virus Corona.

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengatakan bahwa rapat virtual lebih efisien. Nantinya pun rapat tatap muka tetap akan ada.

“Tatap muka tetap ada , jadi melihat waktu Bapak Presiden jika padat maka lebih efisien vicon [video conference],” kata Heru kepada wartawan, Senin (27/7/2020).

Deputi bidang Protokol, Pers dan Media Sektretariat Presiden Bey Machmudin mengatakan tidak ada alasan khusus Istana kembali mengadakan rapat secara virtual.

Menurut Bey rapat virtual adalah hal biasa dalam periode adaptasi kebiasaan baru.

“Rapat virtual kan biasa dalam adaptasi kebiasaan baru. Nanti ada pelantikan, kehadiran fisik,” kata Bey.

Seperti diketahui, selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) atau sekitar 3 bulan hingga Juni, Presiden rapat dengan menteri secara virtual.

Hal ini dilakukan usai Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi terkonfirmasi positif terpapar virus Corona.

Adapun rapat melalui video conferece kembali dilakukan setelah pada pekan lalu Wakil Wali Kota Solo Achmad Purnomo terkonfirmasi positif virus Corona.

Jokowi sempat bertemu dengan Achmad Purnomo membahas soal pencalonan bakal calon wali kota Solo.

Presiden Jokowi telah melakukan tes usap atau swab test usai mendapatkan informasi bahwa Achmad Purnomo terkonfirmasi positif virus Corona.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono. 

“Presiden dan seluruh perangkat akan mempercepat jadwal swab test. Jadwal Bapak Presiden memang hari ini jadwal tes kesehatan rutin,” kata Heru, Jumat (24/7/2020).

Hasil dari tes usap tersebut menyatakan Presiden negatif virus Corona.

"Hasilnya bagus, Alhamdulillah Bapak [Jokowi] sehat [hasil swab negatif]. Terima kasih atas doanya," ujar Heru dalam pesan singkatnya, Sabtu (25/7/2020) siang.

Heru juga menyatakan bahwa Presiden selalu menerapkan protokol kesehatan Covid-19 setiap kali menerima tamu. Selain itu, setiap tamu yang masuk ke Istana juga harus mengikuti tes cepat atau rapid test.

“Bapak Presiden dan perangkat secara rutin melakukan swab. Saya yakin dan semoga Istana tetap steril, contoh saja saya baru kemarin swab dan hasilnya negatif dan saya sering dan tiap hari berinteraksi dengan Bapak Presiden,” ujar Heru.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi covid-19
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top