Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

MUI Akhirnya Angkat Bicara Soal Viral Klepon Tidak Islami

Sekretaris Jenderal MUI Anwar Abbas turut menanggapi cuitan Twitter tentang kue klepon tidak Islami yang sempat viral pada Selasa (21/7).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 22 Juli 2020  |  13:37 WIB
Klepon - Twitter
Klepon - Twitter

Bisnis.com, JAKARTA - Sekretaris Jenderal MUI Anwar Abbas turut menanggapi cuitan Twitter tentang kue klepon tidak Islami yang sempat viral pada Selasa (21/7).

Meski demikian, Anwar menjelaskan bahwa sebuah produk bisa saja halal meskipun belum ada sertifikatnya. Anwar menyatakan untuk menjawab apakah klepon ini halal dan Islami, mesti memeriksa unsur-unsur di dalamnya dulu. Sepengetahuannya, klepon belum pernah diperiksa kehalalannya oleh LPPOM MUI, namun sudah diketahui umum bahwa bahan-bahan klepon tidak ada yang memilliki unsur haram.

“Rasanya makanan klepon belum pernah diperiksa oleh LPPOM MUI, tapi rasanya semua orang tahu bahwa bahannya tidak ada unsurnya yang terdiri dari bahan-bahan haram,” kata Anwar lewat pesan singkat kepada Tempo, Rabu (22/7/2020).

Klaim klepon tidak Islami bermula dari cuitan akun Twitter @Irenecutemom yang mengunggah foto kue klepon dengan tulisan ’Kue Klepon Tidak Islami’, pada Selasa pagi, 21 Juli 2020. Akun tersebut awalnya mempertanyakan tulisan dalam foto tersebut, yang mengajak publik untuk meninggalkan jajanan tidak Islami dengan cara membeli jajanan Islami seperti kurma lewat toko syariah Abu Ikhwan Aziz. Cuitan tersebut sejauh ini telah dikomentari dan di-retweet sebanyak 13.4 ribu kali, dan disukai sebanyak 19.9 ribu akun.

Cuitan berikut utas ini pun menjadi viral, banyak akun populer seperti komikus Tretan Muslim dan politikus PDIP Budiman Sudjatmiko ikut berkomentar pada utasan ini. Tidak hanya di Twitter, tema serupa juga ditemukan beberapa unggahan Facebook, seperti akun Wardhana yang mengaku tidak menemukan akun toko Abu Ikhwan Aziz baik di situs media sosial maupun belanja daring manapun. Sementara itu tidak jelas argumen klepon tidak Islami karena tidak menjelaskan bagian haram atau halal.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mui

Sumber : Tempo

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top