Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Menteri BUMN Erick Thohir (kanan) berbincang dengan Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk Silmy Karim (kiri) saat Public Expose Krakatau Steel 2020. - Antara / Indrianto Eko Suwarso.
Premium

Palagan Baru Menteri Erick dalam Pandemi Covid-19  

22 Juli 2020 | 06:36 WIB
Erick Thohir kembali ditantang Presiden Joko Widodo menunjukkan kemampuan manajerialnya. Setelah sukses sebagai Ketua Asian Games 2018, Ketua Tim Kampanye Nasional Joko Widodo Ma'ruf - Amin, Menteri BUMN dan kini menjembatani ekonomi serta kesehatan dalam penanganan pandemi Covid-19. Akankah membuahkan popularitas?

Bisnis.com, JAKARTA – Ketangguhan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir kembali diuji sebagai Ketua Pelaksana Komite Kebijakan Satgas Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

Erick Thohir ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo untuk mengisi jabatan tersebut lewat Perpres No.82/2020. Dia akan membawahi Satgas Penanganan Covid-19 yang dipimpin Doni Monardo dan Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional yang dipimpin Wakil Menteri BUMN I Budi Gunadi Sadikin.

Penunjukan Erick merupakan bagian dari perubahan struktur organisasi penanganan Covid-19. Melalui Perpres tersebut, Gugus Tugas Covid-19 yang sebelumnya dipimpin Doni Monardo dibubarkan dan digantikan Komite Kebijakan atau Satuan Tugas yang dipimpin Erick Thohir per Senin, 20 Juli 2020.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan dengan penunjukkan Erick dan perombakan organisasi ini, penanganan Covid-19 diharapkan dapat berjalan beriringan dengan pemulihan ekonomi.

“Presiden istilahnya mengatur rem dan gas agar persoalan ekonomi bisa diselesaikan, sambil persoalan kesehatan juga bisa diselesaikan. Dengan tingkat kesembuhan makin baik, maka ekonomi juga makin baik,” katanya, Senin (20/7/2020).

Penunjukkan Erick ini sekaligus menempatkan nama Erick sebagai koordinator seperti kepala daerah yang popularitasnya melejit di tengah pandemi yang digadang-gadangkan layak menjadi presiden 2024.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top