Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Papan tanda Pizza Hut di luar restoran di Kentucky, Amerika Serikat pada Selasa (31/10/2017). (Luke Sharrett - Bloomberg)
Premium

Pizza Hut: Olah Makanan Italia, Bangkrut di Amerika

02 Juli 2020 | 13:15 WIB
Kebangkrutan operator restoran piza terbesar boleh jadi menjadi panggilan bagi pebisnis makanan karena dampak virus corona bisa melumpuhkan jaringan lainnya

Bisnis.com, JAKARTA— NPC International, pemilik jaringan restoran Pizza Hut harus tunduk. Perusahaan pemegang lisensi restoran yang mengolah makanan asal Italia itu bangkrut di Amerika.

Piza berasal dari Naples, Italia yang semula merupakan makanan yang diberikan untuk pekerja yang cepat, nyaman dan murah.

Tidak sampai akhir Perang Dunia II ketika tentara kembali ke rumah dari luar negeri, piza menjadi makanan pokok dalam budaya Amerika.

Dari data muchneeded, 1 dari 8 orang Amerika memakannya pada hari tertentu karena fleksibilitas, kenyamanan dan biaya rendah, tetapi yang paling penting karena rasanya yang tak terkalahkan.

Piza yang menjadi menu favorit ternyata tak mampu menyelamatkan jaringan restoran Pizza Hut dari kebangkrutan. Perusahaan mengajukan proteksi kebangkrutan Bab 11 di pengadilan Distrik Selatan Texas pada Rabu (1/7/2020) waktu setempat. Perusahaan yang didirikan pada 1962 itu tengah berjuang karena biaya tenaga kerja namun penjualan seret akibat pandemi virus corona.

Sebenarnya kondisi goyahnya perusahaan sudah terlihat di awal tahun. Tercatat, perusahaan pemegang lisensi waralaba itu memiliki utang hingga US$1 miliar pada awal tahun. Bahkan, Februari 2020, NPC International Inc., gagal bayar utang senilai US$800 juta.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top