Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Hingga Juni, Kasus Demam Berdarah Bertambah sampai 500 per Hari

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat adanya penambahan kasus baru demam berdarah dengue atau DBD sebanyak 100 hingga 500 kasus per hari di seluruh wilayah Indonesia sampai dengan Juni 2020.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 22 Juni 2020  |  11:41 WIB
Pasien demam berdarah dengue (DBD) tengah dirawat di salah satu ruangan di RSUD TC Hillers, Rabu (11/3/2020). - Antara/Kornelis Kaha
Pasien demam berdarah dengue (DBD) tengah dirawat di salah satu ruangan di RSUD TC Hillers, Rabu (11/3/2020). - Antara/Kornelis Kaha

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat adanya penambahan kasus baru demam berdarah dengue atau DBD sebanyak 100 hingga 500 kasus per hari di seluruh wilayah Indonesia sampai dengan Juni 2020.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi menuturkan, temuan ini berbeda dengan tren kasus DBD yang memiliki puncak di bulan Maret setiap tahunnya.

“DBD puncak kasusnya setiap tahun itu di bulan Maret. Tetapi ada suatu hal berbeda tahun ini karena sampai Juni masih banyak ditemukan kasus baru antara 100 hingga 500 kasu per hari,” kata Nadia saat memberi keterangan di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, pada Senin (22/6/2020).

Nadia membeberkan dari hasil rekapitulasi hingga hari ini didapatkan total kasus DBD di seluruh provinsi mencapai 68 ribu kasus. Dia menerangkan sejumlah wilayah dengan angka kasus DBD tertinggi juga merupakan wilayah episenter Covid-19.

“Misalkan Jawa Barat, Lampung, NTT, Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyarkata dan Sulawesi Selatan,” ungkapnya.

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Achmad Yurianto bahwa hingga Maret 2020 ada 424 kabupaten dan kota di Indonesia yang melaporkan kasus DBD.

Yuri menyampaikan hal itu dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi IX DPR RI dengan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dirjen Kesehatan Masyarakat, Dirjen Pelayanan Kesehatan, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, serta Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes RI secara virtual, Selasa (14/4/2020).

Rapat dipimpin Ansory Siregar, Wakil Ketua komisi IX.

Menurut Yuri, ada 41.000 kasus DBD dengan 265 orang meninggal pada  Maret 2020. Naik turunnya kasus DBD itu disebabkan faktor musim hujan dan musim kemarau seperti tahun 2020, partisipasi mayarakat dan logistik juga berkurang.

“DBD sekarang ini tidak tergantung pada hujan saja, namun pada musim kemarau ada peningkatan nyamuk,” ujar Yuri.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

demam berdarah malaria
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top