Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Disneyland Hong Dibuka Kembali, Pengunjung Wajib Pakai Masker

Disneyland Hong Kong kembali dibuka untuk umum pada Kamis (17/6/2020) dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan pemeriksaan untuk mencegah penyebaran.
Pelancong berfoto mengunakan masker di Disneyland Hong Kong/ Bloomberg
Pelancong berfoto mengunakan masker di Disneyland Hong Kong/ Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Disneyland Hong Kong kembali dibuka untuk umum pada Kamis (17/6/2020) dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan pemeriksaan untuk mencegah penyebaran.

Dilansir Bloomberg, sekitar 100 pengunjung berbaris pagi untuk memasuki taman bermain yang telah ditutup sejak akhir Januari tersebut. Antrian tersebut jauh lebih sepi dibandingkan saat Disneyland Shanghai dibuka kembali pada pertengahan Mei yang menyebabkan antrian panjang.

Suhu saat itu yang mencapai 32 derajat Celcius dengan kelembaban 80 persen tak menghalangi pengunjung untuk datang ke Disneyland Hong Kong. Beberapa di antaranya bahkan mengenakan kostum tokoh Disney seperti Mickey Mouse dan Minnie Mouse.

Staf Disneyland menegakkan aturan pengenaan masker. Ketika seorang pengunjung menyesuaikan topengnya untuk mendapatkan lebih banyak udara, seorang petugas dengan cepat melihat pelanggaran itu dan memperingatkannya untuk tetap menutup sepenuhnya.

Walt Disney Co. mengatakan akan membatasi kapasitas di taman hiburan ini untuk membantu menjaga keamanan pengunjung di tengah pandemi. Raksasa hiburan itu tidak mengatakan berapa batas kehadiran untuk Disneyland Hong Kong, sementara perusahaan sebelumnya mengatakan akan menjual tiket kurang dari sepertiga kapasitas penuh di Shanghai.

Pembukaan kembali di Hong Kong juga menunjukkan bahwa langkah-langkah awal pengendalian cukup efektif untuk menekan penyebaran virus, dibekali oleh oleh pengalaman 17 tahun yang lalu dengan sindrom pernafasan akut atau SARS.

Kota berpenduduk 7,2 juta orang ini melaporkan hanya empat kematian akibat virus Corona, lebih rendah dibandingkan Singapura yang berpenduduk sekitar 6 juta orang. Singapura mencatat 26 kematian hingga saat ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Sumber : Bloomberg
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper