Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemkot Tangerang Terima 6.271 Pengaduan Terkait PPDB

Pemkot Tangerang menyebutkan ada 3 persoalan utama terkait PPDB yang diadukan oleh warga.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 16 Juni 2020  |  14:50 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Kota Tangerang menerima 6.271 pengaduan warga mengenai penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ini melalui layanan helpdesk pemerintah kota.

"Mayoritas pengaduan terkait cara mendapatkan PIN, zonasi, dan hasil seleksi, " kata Kepala Bidang E-Government Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang Adi Zulkifli di Tangerang, Selasa (16/6/2020).

Adi menuturkan bagi warga yang ingin menyampaikan pengaduan mengenai pelaksanaan PPDB tingkat Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama ke pemerintah kota dapat melalui nomor 0812-1278-7271.

"Bagi calon siswa SD yang belum memiliki PIN atau tidak terdata tidak perlu datang ke sekolah, kirim pesan ke WhatsApp dengan format nama lengkap, alamat lengkap, NIK, nomor KK, asal sekolah jika ada, foto KTP dan KK orangtua atau wali," kata Adi.

Kepala UPT Pengelola Ruang Kendali Kota Tangerang Ian Chavidz mengatakan bahwa aduan warga sudah masuk ke pemerintah kota sejak sepekan lalu, sebelum tahapan PPDB dimulai.

Aplikasi Laksa, menurut dia, sudah menerima 115 aduan warga soal PPDB. Dia mengungkapkan, setiap hari, operator Laksa menerima setidaknya 10 aduan dari warga.

"Yang terkait juknis langsung dijawab, namun yang di luar itu kita serahkan ke helpdesk," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pendidikan tangerang sekolah ppdb

Sumber : Antara

Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top