Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pastikan Keamanan WNI di AS, Ini Upaya KBRI Washington DC

Jumlah WNI yang bermukim di AS lebih dari 142.000 orang dan tersebar di berbagai wilayah dan kota di AS, termasuk di kota-kota kecil.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 03 Juni 2020  |  11:59 WIB
Demonstrasi di Minneapolis, Amerika Serikat pada Selasa (26/5 - 2020) memprotes kematian George Floyd. (Carlos Gonzalez / Star Tribune melalui Getty Images)
Demonstrasi di Minneapolis, Amerika Serikat pada Selasa (26/5 - 2020) memprotes kematian George Floyd. (Carlos Gonzalez / Star Tribune melalui Getty Images)

Bisnis.com, JAKARTA - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Washington DC menegaskan terus memantau kondisi keamanan dan keselamatan warga negara Indonesia (WNI) di Amerika Serikat di tengah merebaknya gelombang aksi unjuk rasa.

Demonstrasi besar-besaran itu terjadi di berbagai kota di Amerika Serikat untuk memprotes tindak kekerasan anggota kepolisian yang menyebabkan kematian seorang warga kulit hitam, George Floyd.

Menurut Kuasa Usaha Ad-Interim/Wakil Duta Besar RI untuk AS Iwan Freddy Hari Susanto mengatakan pihaknya membangun jejaring komunikasi secara proaktif dengan simpul-simpul masyarakat di tengah kondisi ini sebagai wujud kehadiran negara.

KBRI Washington DC secara rutin menghelat pertemuan secara daring yang diikuti berbagai unsur masyarakat Indonesia mulai dari pemuka agama, ketua organisasi masyarakat, profesional, mahasiswa, hingga pegiat seni. Langkah itu menjadi wujud kemitraan antara perwakilan diplomatik Indonesia dengan komunitas WNI di AS.

"Terlebih lagi, jumlah WNI yang bermukim di AS sangat besar, yakni lebih dari 142.000 orang. Mereka juga tersebar di berbagai wilayah dan kota di AS, termasuk di kota-kota kecil. Kita perlu menjangkau mereka secara lebih luas", ujar Iwan Freddy dalam keterangan tertulis KBRI Washington, Rabu (3/6/2020).

Mengingat wilayah geografis AS yang sangat luas, kemitraan dan sinergi dengan para tokoh masyarakat, pemuka agama, dan ketua ormas, yang umumnya memiliki grup Whatsapp sebagai sarana komunikasi rutin antar anggota mereka, disebut Iwan sangat membantu guna mengetahui setiap perkembangan yang terjadi di tengah masyarakat.

Langkah yang sama juga ditempuh oleh semua Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Los Angeles, San Fransisco, Chicago, New York, dan Houston untuk memastikan keselamatan WNI di wilayah kerja mereka masing-masing.

KBRI Washington DC dan seluruh KJRI di AS juga telah secara massal menyebarluaskan imbauan-imbauan resmi berisi bagaimana menyikapi perkembangan yang terjadi, antara lain seruan untuk tetap tenang, tidak keluar rumah bila tidak ada keperluan sangat penting/mendesak, selalu mematuhi peraturan otoritas setempat, hingga menghubungi nomor hotline KBRI dan KJRI jika perlu bantuan.

Upaya KBRI ini disambut positif oleh masyarakat yang mengikuti pertemuan daring tersebut. Salah satunya Uyung Asikin, sesepuh dan tokoh masyarakat Indonesia setempat.

“Saya betul-betul senang KBRI proaktif memberikan update dan mengajak masyarakat bekerjasama. Masyarakat jadi lebih tenang karena merasa dilindungi, dan informasi yang disampaikan bisa kita bantu sebarkan dengan cepat," ujar Uyung.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat wni George Floyd

Sumber : Antara

Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top