Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kasus Corona di Ibu Kota Masih Tinggi, Jubir Covid-19: Itu Tak Menggambarkan Kondisi DKI

Berdasarkan laporan harian yang dirilis Gugus Tugas Covid-19, kasus baru positif Covid-19 di DKI bertambah 101 kasus. Dengan demikian, totalnya menjadi 7.229 kasus positif.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 30 Mei 2020  |  16:23 WIB
Sejumlah pekerja berjalan usai bekerja dengan latar belakang gedung perkantoran di Jl. Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (16/4/2020). Pemprov DKI Jakarta akan memberikan sanksi berupa mencabut perizinan kepada perusahaan yang tetap beroperasi di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kecuali delapan sektor yang memang diizinkan. - ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Sejumlah pekerja berjalan usai bekerja dengan latar belakang gedung perkantoran di Jl. Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (16/4/2020). Pemprov DKI Jakarta akan memberikan sanksi berupa mencabut perizinan kepada perusahaan yang tetap beroperasi di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kecuali delapan sektor yang memang diizinkan. - ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA — Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat adanya penambahan kasus baru konfirmasi positif Covid-10 yang masih cukup tinggi di DKI Jakarta. 

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan bahwa DKI Jakarta merupakan salah satu dari lima provinsi yang masih mencatatkan angka kasus positif yang cukup tinggi.

Berdasarkan laporan harian yang dirilis Gugus Tugas Covid-19, kasus baru positif Covid-19 di DKI bertambah 101 kasus. Dengan demikian, totalnya menjadi 7.229 kasus positif.

Meski ada penambahan, tetapi Yuri mengatakan angkanya cenderung turun jika dibandingkan data kemarin. 

Selain itu, dia juga menyatakan bahwa angka kasus positif Covid-19 tidak seluruhnya menggambarkan kasus penyebaran Covid-19 di wilayah administrasi DKI Jakarta. 

“Khusus DKI tidak seluruhnya berasal dari wilayah administrasi DKI karena seperti diketahui bersama sebagian besar saudara-saudara kita yang kembali dari luar negeri ke tanah air masuknya melalui Bandara Soetta,” ujar Yuri dalam konferensi pers dari Graha BNPB, Sabtu (30/5/2020). 

Menurutnya, sudah menjadi ketentuan pemerintah bahwa WNI yang baru kembali dari luar negeri harus dilakukan pemeriksaan Covid-19. 

“Beberapa diantara mereka ada yang positif konfirmasi Covid-19. Datanya akan masuk di dalam kelompok Provinsi DKI. Namun, bukan menggambarkan bahwa ini adalah kondisi wilayah administrasi DKI,” jelasnya.

Sementara itu, pemerintah mencatat adanya penambahan kasus baru pasien positif virus Corona atau Covid-19 di Indonesia, sebanyak 557 orang, sehingga total pasien terkonfirmasi Covid-19 menjadi 25.773 kasus.

Selain itu, ada penambahan kasus meninggal sebanyak 53 orang. Dengan demikian, hingga saat ini sudah ada 1.573 orang yang meninggal akibat virus SARS-CoV-2 di Indonesia.

Di sisi lain, ada sebanyak 523 pasien yang dinyatakan sembuh. Dengan begitu, total ada 7.015 pasien yang telah sembuh. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top