Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Polda Papua: Penguasaan 4 Pos TNI-Polri oleh KKB Papua Hoaks

Polda Papua memastikan informasi tentang penyerangan dan perampasan amunisi serta penguasaan empat pos darurat milik TNI-Polri di Kabupaten Nduga oleh KKB adalah hoaks.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 28 Mei 2020  |  18:33 WIB
Hoaks - Antara
Hoaks - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Polda Papua memastikan informasi tentang penyerangan dan perampasan amunisi serta penguasaan empat pos darurat milik TNI-Polri di Kabupaten Nduga oleh KKB adalah hoaks.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Polisi Ahmad Mustofa Kamal mengatakan informasi itu pertama kali disebarkan oleh Jubir Komnas-TPNPB Sebby Sambom hingga viral di media sosial.

Kamal menjelaskan bahwa informasi hoaks itu diduga sengaja disebarkan Sebby Sambom untuk membuat propaganda dan menimbulkan rasa takut serta panik warga Kabupaten Nduga, Papua.

"Kami pastikan bahwa informasi itu hoaks. Tidak ada peristiwa itu," tutur Kamal dalam keterangan resminya, Kamis (28/5/2020).

Kamal menjelaskan informasi yang sebenarnya terjadi yaitu tindak pidana penganiayaan dan perampasan tiga pucuk senjata api milik anggota Polri di Pos Polisi 99 Polres Paniai pada Jumat 15 Mei 2020.

"Kami akan terus mengejar para pelaku, memang anggota kami di lapangan mengalami hambatan terkait medan yang sulit, tetapi itu bukan suatu halangan bagi TNI-Polri untuk tetap melakukan penegakkan hukum kepada kelompok tersebut," kata Kamal.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kkb polda papua
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top