Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Update Covid-19: Kasus Harian di AS Terendah Sejak Maret

Dikutip dari www.worldometers.info, jumlah kasus Covid-19 di AS mencapai total 1.725.155 hingga Selasa (26/5/2020) malam waktu setempat atau Rabu (27/5) pagi WIB.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 27 Mei 2020  |  08:14 WIB
Masyarakat berjemur di salah satu pantai di Pantai New Port, California, Amerika Serikat, Senin (25/5/2020). -  Guardian.com via Getty Image.
Masyarakat berjemur di salah satu pantai di Pantai New Port, California, Amerika Serikat, Senin (25/5/2020). - Guardian.com via Getty Image.

Bisnis.com, JAKARTA – Penambahan harian kasus virus corona  penyebab Covid-19 di Amerika Serikat (AS) mencatatkan angka terendah sejak awal Maret di saat kasus infeksi mencapai 1,7 juta kasus.

Dikutip dari www.worldometers.info, jumlah kasus Covid-19 di AS mencapai total 1.725.155 hingga Selasa (26/5/2020) malam waktu setempat atau Rabu (27/5) pagi WIB.

Sebanyak 18.929 pasien baru bertambah dalam 24 jam terakhir, 1,1 persen dari total infeksi dan yang terendah sejak Maret 20. Di antara total jumlah kasus tersebut, 478.399 orang dinyatakan sembuh dan 100.580 pasien meninggal dunia.

Sementara itu, pemerintahan Trump telah merilis rencana untuk meningkatkan target pengujian virus corona secara signifikan. Di sejumlah negara bagian, kapasitas pengujian akan ditingkatkan hingga empat kali lipat dari kapasitas pada akhir April.

Gedung Putih mengumumkan pada 11 Mei bahwa negara-negara bagian telah menetapkan tujuan dalam kemitraan dengan Pemerintah Federal, tetapi tidak merilis secara spesifik.

Rincian target tersebut kemudian dirilis pada Minggu sebagai bagian dari rencana pengujian yang digariskan oleh Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS dalam sebuah laporan kepada Kongres.

Kementerian menargetkan sekitar 12,9 juta tes bulan ini. Negara-negara bagian telah mencapai hampir dua pertiga dari target tersebut, dengan sekitar 8,3 juta tes telah dilakukan pada hari Senin, menurut Covid Tracking Project, sebuah inisiatif sukarela untuk melacak data virus.

Sementara itu, chief patient officer Merck & Co., Julie Gerberding mengatakan ekspektasi untuk segera meluncurkan vaksin yang aman dan efektif mungkin terlalu berlebihan.

Hal tersebut diungkapkan ketika Merck mengumumkan akan menggenjot upaya pengembangan vaksin dan obat anti-virus dalam bentuk pil. Kehati-hatiannya berasal dari pengalaman perusahaan melawan Ebola karena persetujuan di AS baru saja diperoleh tahun lalu.

"Saya berharap orang-orang yang mengharapkan pengembangan vaksin dapat selesai lebih cepat daripada yang pernah kita bayangkan akan terwujut, tetapi kita berbicara tentang memvaksinasi dunia," katanya dalam sebuah diskusi online yang diselenggarakan oleh Federal Reserve Bank of Minneapolis.

“Banyak dari pelajaran yang kami dapat dan itu menjadi sebagian alasan mengapa kita tidak terlalu menjanjikan pada waktu pengiriman, karena kita memiliki dasar dalam kerumitan untuk mengembangkannya secara global,” lanjutnya.

Sementara itu, jumlah kasus Covid-19 di seluruh dunia mencapai total 5.678.026 hingga Rabu pagi WIB. Sebanyak 2.426.562 orang di antara jumlah tersebut dinyatakan berhasil sembuh, 351.668 pasien meninggal dunia, dan 2.899.796 pasien masih terinfeksi.

Berturut-turut menyusul banyaknya jumlah kasus di AS adalah Brasil, Rusia, Spanyol, dan Inggris (lihat tabel).

 

Update Virus Corona 10 Negara Teratas
NegaraJumlah Kasus TerbanyakJumlah Korban JiwaJumlah Pasien Sembuh
Amerika Serikat1.725.155100.580478.399
Brasil392.36024.549158.593
Rusia362.3423.807131.129
Spanyol283.33927.117196.958
Inggris265.22737.048N/A
Italia230.55532.955144.658
Prancis182.72228.53065.879
Jerman181.2888.498162.000
Turki158.7624.397121.507
India150.7934.34464.277

Sumber: worldometers

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona covid-19
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top