Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Olok-Olok Polisi di Facebook, Tukang Sayur di Ponorogo Dikenakan Wajib Lapor

Kepala Unit Satuan Reserse dan Kriminal Polres Ponorogo Ipda Agus Tri Cahyono mengatakan bahwa pelaku SM mengolok-olok Kepolisian yang tengah melakukan razia balon udara di Ponorogo melalui akun media sosial Facebook.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 27 Mei 2020  |  15:09 WIB
Ilustrasi-Balon udara - Istimewa
Ilustrasi-Balon udara - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Polres Ponorogo mengenakan status wajib lapor terhadap tukang sayur berinisial SM yang dijerat Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Kepala Unit Satuan Reserse dan Kriminal Polres Ponorogo Ipda Agus Tri Cahyono mengatakan bahwa pelaku SM mengolok-olok Kepolisian yang tengah melakukan razia balon udara di Ponorogo melalui akun media sosial Facebook.

Menurut Agus, postingan mengejek Polisi tersebut terjaring oleh patroli siber yang dilakukan Polisi, pelaku pun langsung diamankan.

"Sementara ini kita wajibkan absen (wajib lapor ke pelaku) sambil menunggu hasil lidik dan riksanya," tutur Agus, Rabu (27/5/2020).

Sebelumnya, tukang sayur bernama SM itu memposting tulisan terkait razia balon udara. Postingan SM tersebut kemudian disebarkan seseorang ke salah satu grup Facebook yang kemudian menjadi viral.

Pelaku mengaku hanya iseng menulis postingan tersebut dan sudah menyesali perbuatannya serta tidak akan mengulanginya di kemudian hari.

Di sejumlah daerah, menerbangkan balon udara menjadi tradisi usai Puasa dan Lebaran. Namun, balon udara ini kerap dianggap mengganggu keamanan penerbangan. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polisi balon udara uu ite
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top