Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Filipina Anggarkan US$26 Miliar Stimulus untuk Bangkitkan Ekonomi

Dari total stimulus yang dibahas di parlemen, hampir separuhnya direncanakan untuk subsidi upah dan pinjaman bagi usaha yang terdampak dari lockdown.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 26 Mei 2020  |  09:42 WIB
Penumpang mengantri untuk naik kereta Mass Rapid Transit (MRT) menjelang jam malam yang diberlakukan karena corona virus di Mandaluyong City, Metro Manila, Filipina, Senin (16/3/2020). Bloomberg - Veejay Villafranca
Penumpang mengantri untuk naik kereta Mass Rapid Transit (MRT) menjelang jam malam yang diberlakukan karena corona virus di Mandaluyong City, Metro Manila, Filipina, Senin (16/3/2020). Bloomberg - Veejay Villafranca

Bisnis.com, JAKARTA - Departemen Perdagangan Filipina berharap parlemen segera mengesahkan paket stimulus senilai 1,3 triliun peso (US$26 miliar) yang akan membantu pemulihan industri dan pekerja migran yang dipulangkan.

Dari total stimulus yang dibahas di parlemen, sekitar 628 miliar peso direncanakan untuk subsidi upah dan pinjaman bagi usaha yang terdampak dari lockdown.

Hal tersebut disampaikan oleh Departemen Perdagangan pada Senin (25/5/2020). Setengah sisa paket yang diusulkan akan digunakan untuk membangun fasilitas untuk kesehatan, pendidikan dan ketahanan pangan.

Paket StimulusTujuan
Program infrastruktur650 miliar peso
National Emergency and Investment Corp.300 miliar peso
Subsidi gaji dan pinjaman bagi usaha kecil200 miliar peso
Restrukturisasi pinjaman bagi usaha yang kritis128 miliar peso

 

“Pemerintah akan membantu gelombang bisnis dan pekerja yang terkena dampak krisis kesehatan," kata Menteri Perdagangan Ramon Lopez.

Dia menambahkan langkah-langkah karantina akan dilonggarkan lebih lanjut untuk memungkinkan lebih banyak industri beroperasi.

Sekolah mungkin tetap tutup tanpa batas waktu setelah Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengatakan pada Senin malam (25/5/2020) bahwa dia tidak ingin kelas dilanjutkan sampai vaksin virus Corona tersedia.

Duterte juga mengatakan unit pemerintah daerah harus bersiap untuk menerima puluhan ribu pekerja migran yang diperkirakan akan kembali dalam beberapa bulan mendatang.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

filipina stimulus

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top