Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pendiri Fosun Group Segera Uji Coba Vaksin Virus Corona

Perlombaan dalam pengujian vaksin semakin marak di tengah kekhawatiran bahwa negara-negara akan menempatkan kepentingan nasional dalam upaya ini.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 20 Mei 2020  |  08:24 WIB
Ilustrasi dokter akan menyuntikkan vaksin - istimewa
Ilustrasi dokter akan menyuntikkan vaksin - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Miliarder pendiri Fosun Group berharap untuk segera mendapatkan persetujuan pengujian vaksin virus corona di negara asalnya, China, sehari setelah Presiden Xi Jinping berjanji untuk menyediakan vaksin ke seluruh dunia.

"Mengembangkan vaksin tidak lagi hanya masalah melawan virus," kata Guo Guangchang dalam sebuah wawancara telepon, Selasa (19/5/2020), seperti dikutip Bloomberg.

"Semakin cepat ada vaksin, semakin banyak orang yang percaya diri dan semakin cepat ekonomi akan pulih," tambahnya.

Vaksin dianggap sebagai langkah penting untuk mendukung langkah-langkah pelonggaran pembatasan dan pembukaan kembali perekonomian di seluruh dunia. Pandemi ini telah memacu perlombaan global oleh produsen obat, lembaga akademis,, dan pemerintah untuk menemukan vaksin.

Perlombaan dalam pengujian vaksin semakin marak di tengah kekhawatiran bahwa negara-negara akan menempatkan kepentingan nasional dalam upaya ini.

Xi Jinping membuat menampik kehawatiran tersebut dengan berjanji bahwa China akan menyediakan vaksin untuk semua negara jika mereka berhasil mengembangkannya.

Vaksin yang efektif dan aman biasanya membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk dikembangkan. Di antara lusinan proyek vaksin yang sedang berlangsung di seluruh dunia, China memiliki lima kandidat untuk dilakukan uji coba kepada manusia.

Pada bulan Maret, perusahaan milik Guo, Shanghai Fosun Pharmaceutical Group Co., bekerja sama dengan BioNTech SE dari Jerman yang telah melakukan uji klinis vaksin terhadap manusia. Hasil tahap awal akan segera tersedia, kata Guo.

Moderna Inc yang berbasis di Cambridge, Massachusetts, Senin mengatakan bahwa vaksin hasil uji cobanya menunjukkan respons imun positif, meskipun studi tersebut kemudian diragukan karena kurangnya transparasi data.

Guo menolak untuk menjelaskan kapan Fosun Pharmaceutical akan mendapatkan semua persetujuan yang diperlukan.

"Saya tidak bertanya tentang hal-hal lain dalam grup setiap hari, tetapi saya bertanya tentang vaksin. Saya sangat peduli mengenai hal itu,” kata Guo.

Kelompok itu juga telah bekerja dengan mitra di luar negeri dalam mencoba menemukan obat yang efektif melawan virus, tetapi sejauh ini belum ditemukan, kata Guo.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

vaksin Virus Corona

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top