Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Premium

Nasib Hong Kong di Antara Pandemi dan Demonstrasi

Posisi Hong Kong sebagai salah satu hub finansial dunia terganggu ketika gelombang unjuk rasa menuntut demokrasi yang lebih luas terjadi hampir sepanjang 2019. Kini, pandemi Covid-19 menyerang. Bagaimana masa depan Hong Kong?
Herdanang Ahmad Fauzan
Herdanang Ahmad Fauzan - Bisnis.com 19 Mei 2020  |  11:29 WIB
Pemandangan Hong Kong pada malam hari. - Bloomberg/Brent Lewin
Pemandangan Hong Kong pada malam hari. - Bloomberg/Brent Lewin

Bisnis.com, JAKARTA — Dalam sebuah obrolan di kanal Youtube Forum2000, yang diunggah pada Kamis (7/5/2020), aktivis sekaligus Sekretaris Jenderal Partai Demosisto Joshua Wong menggambarkan kondisi Hong Kong.

Dia mengatakan alih-alih cemas, belakangan, pandemi Covid-19 justru kerap jadi alat pembenaran pemerintah setempat untuk membubarkan praktik demonstrasi.

“Banyak aksi unjuk rasa dihentikan dengan alasan melanggar pembatasan sosial. Padahal, para demonstran di Hong Kong sudah sadar dan menerapkan aturan jaga jarak setiap kali menggelar aksi,” sambung Wong.

Berdasarkan laporan terbaru Time, Senin (11/5), aparat keamanan kerap menggunakan aturan larangan berkumpul lebih dari delapan orang terkait kebijakan social distancing sebagai dasar untuk melakukan penangkapan atas para aktivis. Dalam sebuah kesempatan, pada akhir pekan sebelumnya, polisi menangkap lebih dari 200 orang.

Tindakan ini dinilai para aktivis pro demokrasi sebagai aksi mencederai demokrasi, sebab kondisi di lapangan menunjukkan mayoritas orang Hong Kong menilai pergolakan politik di wilayah mereka sebagai prioritas untuk diselesaikan.

Survei terakhir yang dilakukan Hong Kong Public Opinion Research Institute, Maret 2020 menyebutkan bahwa 68 persen warga Hong Kong masih tidak puas dengan pemerintahan saat ini.

Anda sedang membaca konten premium.

Dapatkan informasi komprehensif untuk menavigasi bisnis Anda hanya dengan Rp50.000/bulan.
Berlangganan SekarangAtau Klik Di Sini untuk berlangganan Rp15.000/minggu
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top