Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Cegah Covid-19, Kemenristek Mengembangkan Suplemen dari Bahan Alami

Sebagai upaya menekan kasus positif Covid-19, Kemenristek tengah mengembangkan suplemen-suplemen berbahan baku alami.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 03 Mei 2020  |  17:22 WIB
Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro (kanan) meninjau Dexa Laboratories of Biomolecular Sciences (DLBS) Dexa Group di Cikarang, Bekasi, Rabu (8/1 - 2020). Bisnis
Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro (kanan) meninjau Dexa Laboratories of Biomolecular Sciences (DLBS) Dexa Group di Cikarang, Bekasi, Rabu (8/1 - 2020). Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA – Indonesia tengah mengembangkan suplemen dan obat untuk meningkatkan kekebalan tubuh di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19.

Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro mengatakan, sebagai upaya pencegahan, pihaknya tengah mengembangkan suplemen-suplemen berbahan baku alami seperti jahe merah, jambu biji, dan virgin coconut oil. Bahan-bahan tersebut diyakini dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan menekan risiko masyarakat terkena virus Corona.

Pengembangan suplemen ini tengah dilakukan di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet yang saat ini menjadi tempat rujukan pasien virus Corona. Dia mengatakan, saat ini suplemen tersebut tengah diuji secara klinis.

“Kami juga melakukan systematic review dan kajian bioinformatika terhadap suplemen-suplemen yang sudah ada dan mengandung bahan-bahan tersebut. Harapannya kami dapat merekomendasikan suplemen terbaik atau menghasilkan suplemen baru,” ujar Menteri Bambang dalam Konferensi Pers virtual di Graha BNPB, Minggu (3/5/2020).

Selain itu, pemerintah juga tengah mengembangkan pil kina sebagai alternatif pengobatan untuk pasien yang terinfeksi virus Corona. Diluar pengembangan suplemen dan obat-obat umum, dia mengatakan pihaknya juga tengah mengkaji riset pengobatan pasien virus Corona. Salah satunya adalah terapi penggunaan plasma darah pasien yang sudah sembuh kepada pasien Covid-19.

Menurutnya, penelitian yang dilakukan di RSPAD Gatot Soebroto tersebut memiliki hasil yang positif. Kendati demikian, riset ini harus dilakukan pada ruang lingkup yang lebih besar.

“Kami juga tengah mengembangkan serum anti covid yang merupakan hasil kerja sama antara PT Bio Farma, LIPI, dan juga ITB yang diharapkan dapat meningkatkan angka kesembuhan,” ungkapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top