Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

82 Penghuni Panti Veteran di Massachusetts Meninggal, 70 Positif Corona

Sebanyak 82 penghuni panti wreda veteran di Negara Bagian Massachusetts, Amerika Serikat (AS), meninggal dunia, termasuk 70 orang yang dinyatakan positif terjangkit Virus Corona (Covid-19), kata Kantor Eksekutif Layanan Kesehatan dan Kemanusiaan Massachusetts pada Rabu (29/4) waktu setempat.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 30 April 2020  |  14:37 WIB
Ilustrasi: Pekerja bersiap untuk memindahkan jenazah ke dalam trailer di luar Rumah Sakit Pusat Brooklyn di tengah pandemi virus corona di New York, Amerika Serikat, Senin (30/3/2020). - Antara-Reuters
Ilustrasi: Pekerja bersiap untuk memindahkan jenazah ke dalam trailer di luar Rumah Sakit Pusat Brooklyn di tengah pandemi virus corona di New York, Amerika Serikat, Senin (30/3/2020). - Antara-Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Sebanyak 82 penghuni panti wreda veteran di Negara Bagian Massachusetts, Amerika Serikat (AS), meninggal dunia, termasuk 70 orang yang dinyatakan positif terjangkit Virus Corona (Covid-19), kata Kantor Eksekutif Layanan Kesehatan dan Kemanusiaan Massachusetts pada Rabu (29/4) waktu setempat.

Angka kematian di Holyoke Soldiers' Home akan terus meningkat, menurut laporan media setempat, menyebutnya sebagai wabah paling mematikan di fasilitas perawatan jangka panjang di negara itu.

"Mengerikan. Mereka ini tidak punya peluang sama sekali," kata Edward Lapointe, yang ayah mertuanya tinggal di panti veteran tersebut, seperti dilaporkan Xinhua, Kamis (30/4/2020).

Di antara 12 kasus kematian lainnya, 11 orang dinyatakan negatif dan satu tidak diketahui, kata kantor eksekutif itu.

Selain itu, 80 penghuni lainnya dan 81 karyawan telah dinyatakan positif, sementara 55 penghuni dinyatakan negatif dan sembilan orang lainnya masih menunggu tes, menurut pemberitaan di situs Western Massachusetts News. Hingga Rabu, hanya 106 penghuni yang tetap tinggal di panti veteran tersebut.

Dengan jumlah staf yang terbatas, para pegawai terpaksa harus mengunjungi unit-unit lain untuk memberikan bantuan, sehingga menyebabkan tingkat penyebaran virus sangat tinggi, sebagaimana dilansir media setempat mengutip Joan Miller, seorang perawat di panti veteran itu.

Beberapa pegawai tidak mengenakan alat pelindung diri (APD) yang memadai, lapor Boston Globe.

Pada akhir Maret dan sebelum wabah, panti veteran itu dihuni hampir 230 orang yang sekitar sepertiganya berusia 90 tahun atau lebih dan membutuhkan perawatan sepanjang waktu, tulis surat kabar itu.

Menurut pemberitaan media setempat, para pejabat federal sedang menyelidiki apakah penghuni tidak mendapatkan perawatan medis yang layak.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona covid-19

Sumber : Xinhua/Antara

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top