Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Amerika Serikat Tambah Dana Bantuan Atasi Covid-19 Rp4,2 Triliun

Pemerintah Amerika Serikat menambah dana bantuan luar negeri lebih dari US$270 juta (Rp4,2 triliun) untuk penanganan Covid-19 di sejumlah negara yang paling berisiko.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 23 April 2020  |  18:16 WIB
Pekerja bersiap untuk memindahkan jenazah ke dalam trailer di luar Rumah Sakit Pusat Brooklyn di tengah pandemi virus corona di New York, Amerika Serikat, Senin (30/3/2020). - Antara-Reuters
Pekerja bersiap untuk memindahkan jenazah ke dalam trailer di luar Rumah Sakit Pusat Brooklyn di tengah pandemi virus corona di New York, Amerika Serikat, Senin (30/3/2020). - Antara-Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah Amerika Serikat menambah dana bantuan luar negeri lebih dari US$270 juta (Rp4,2 triliun) untuk penanganan Covid-19 di sejumlah negara yang paling berisiko, kata Menteri Luar Negeri Michael Pompeo.

Melalui pernyataan resmi Kedutaan Besar AS di Jakarta pada Kamis (23/4/2020), Pompeo menyebutkan bahwa total investasi global pemerintah AS sejak wabah merebak hingga saat ini mencapai lebih dari US$775 juta (Rp12 trilun).

"(Dana itu) dalam bentuk bantuan kesehatan, kemanusiaan, dan ekonomi, terutama yang ditujukan untuk melawan pandemi di lebih dari 100 negara yang terletak di setiap kawasan di dunia," kata Pompeo.

Adapun lewat pendanaan baru ini, AS akan menggelontorkan US$170 juta dolar AS (Rp 2,6 triliun) untuk membantu komunitas di beberapa negara mempersiapkan diri menghadapi pandemi.

Sementara itu, US$100 juta lainnya akan diberikan untuk membantu pemerintah, masyarakat, dan pegiat di sektor swasta dalam mempersiapkan mitigasi serta mengatasi dampak pandemi di sektor ekonomi, keamanan masyarakat, dan stabilisasi pemerintahan.

Dia mengemukakan alasan pemberian bantuan itu. "Dunia yang sehat berarti juga Amerika Serikat yang lebih sehat," kata Pompeo.

Selain alokasi khusus pandemi ini, Departemen Luar Negeri AS, Lembaga Pembangunan Internasional AS (USAID), Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), dan Departemen Pertahanan bekerja sama dalam menjalankan langkah respon All-of-America.

"Untuk mendukung fasilitas kesehatan, bantuan kemanusiaan, upaya ekonomi, keamanan, dan stabilisasi di seluruh dunia dengan US$2,4 miliar (Rp34 triliun) tambahan pendanaan darurat yang dialokasikan oleh Kongres," ujar Pompeo.

Di luar bantuan pemerintah, Pompeo menyatakan bahwa rakyat AS sendiri telah menyumbangkan lebih dari US$3 miliar (Rp46,6 triliun) untuk masyarakat terdampak pandemi Covid-19 di seluruh dunia antara lain melalui pihak swasta, organisasi nirlaba, dan organisasi keagamaan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat Virus Corona

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top