Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kasus Corona Merebak di Negeri Sombrero

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Meksiko, jumlah lonjakan kasus di negara tersebut meningkat lebih dari 1.000 orang dalam sehari.
Herdanang Ahmad Fauzan
Herdanang Ahmad Fauzan - Bisnis.com 23 April 2020  |  09:57 WIB
Seorang petugas Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS berbicara dengan seorang pria di pelabuhan masuk San Ysidro di Tijuana, Meksiko, pada 26 November 2018./Bloomberg - Luis Antonio Rojas
Seorang petugas Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS berbicara dengan seorang pria di pelabuhan masuk San Ysidro di Tijuana, Meksiko, pada 26 November 2018./Bloomberg - Luis Antonio Rojas

Bisnis.com, JAKARTA — Tingkat persebaran Covid-19 di Meksiko mengalami kenaikan signifikan pada Rabu (22/4/2020) waktu setempat.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Meksiko, jumlah lonjakan kasus di negara tersebut meningkat lebih dari 1.000 orang dalam sehari.

Angka tersebut menjadi rekor tersendiri karena sebelumnya belum pernah kasus Corona di Meksiko bertambah sebanyak itu dalam 24 jam.

Data Kementerian Kesehatan Meksiko kini mencatat total kasus corona terkonfirmasi sebanyak 10.544. Melalui keterangan resminya, Menteri Kesehatan Hugo Lopez-Gatell mengatakan bahwa tingkat kematian kini naik menjadi 13 persen sebab total korban meninggal akibat corona di Meksiko sudah menyentuh 970 orang,

Lopez-Gatell lantas menggarisbawahi bahwa angka yang dia paparkan adalah jumlah maksimal sebab data tersebut sudah mencakup pasien dalam pengawasan yang meninggal lebih dulu meskipun hasil lab belum menyatakan positif.

Ketika menanggapi perkembangan ini, Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador mengatakan bahwa pemerintahannya tak akan panik.

Dirinya tidak akan mengambil sikap tergesa-gesa, termasuk menerapkan kebijakan lockdown yang lebih ketat. Sikap ini sekaligus menjadi respons terhadap desakan agar pemerintah bersikap tegas terhadap perusahaan yang masih beroperasi normal dan tak menjalankan protokol kesehatan Covid-19.

"Semua ini bisa dilalui secara persuasif. Masalah apa pun itu, tidak akan bisa diatasi bila disikapi dengan kekerasan dan pemaksaan," ujar Obrador seperti dilansir Bloomberg.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

meksiko Virus Corona
Editor : Herdanang Ahmad Fauzan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top