Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

NU dan Muhammadiyah Kompak Jalankan Ibadah Puasa Besok, 24 April

Tim Rukhyatul-Hilal Pengurus Besar NU/ Lembaga Falakiyah pada hari ini telah melakukan Rukhyatul-Hilal bil fi’il di beberapa lokasi rukyat.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 23 April 2020  |  18:52 WIB
Ilustrasi - Mahasiswa mengamati posisi hilal (bulan) saat dilakukan rukyatul hilal guna menentukan 1 Syawal 1440 H, di IAIN Madura, Pamekasan, Madura, Senin (3/6/2019). Hilal gagal dilihat karena terhalang awan. - ANTARA/Saiful Bahri
Ilustrasi - Mahasiswa mengamati posisi hilal (bulan) saat dilakukan rukyatul hilal guna menentukan 1 Syawal 1440 H, di IAIN Madura, Pamekasan, Madura, Senin (3/6/2019). Hilal gagal dilihat karena terhalang awan. - ANTARA/Saiful Bahri

Bisnis.com, JAKARTA - Organisasi Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU) mengumumkan bahwa telah melihat hilal pada 29 Sya’ban 1441 H/23 April 2020.

Hal ini sesuai dengan surat pemberitahuan hasil Rukhyatul-Hilal bil fi’il awal Ramadan 1441 H yang disampaikan sore hari ini, Kamis (23/4/2020).

Tim Rukhyatul-Hilal Pengurus Besar NU/ Lembaga Falakiyah pada hari ini telah melakukan Rukhyatul-Hilal bil fi’il di beberapa lokasi rukyat yang telah ditentukan dan telah berhasil melihat hilal.

“Atas dasar rukyatul hilal tersebut dan sesuai dengan pendapat Al-Madahib Arba’ah, maka dengan ini PBNY memberitahukan awal bulan Ramadan 1441 H jatuh pada hari Jumat 24 April 2020,” seperti dikutip dalam surat.

Surat ini ditanda tangani oleh Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj, Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini, Pejabat Rais Aam Miftachul Akhyar, dan Katib Aam Yahya Cholil Staquf.

Dalam surat tersebut juga disampaikan bahwa PBNU mengucapkan sekanat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1441 H dengan penuh keimanan, keyakinan, dan menjadikan Ramadan sebagai momentum kerohanian.

Salah satunya dengan memperbanyak membaca Al-Qur’an, dzikir, beribadah dengan penuh kekhusyukan, dan berbagai aktivitas sosial yang bermanfaat.

Sebelumnya, Organisasi Kemasyarakatan Muhammadiyah telah memutuskan waktu puasa dan lebaran. Hal itu diketahui setelah PP Muhammadiyah mengeluarkan maklumat bernomor 01/MLM/I.0/E/2020 tertanggal 25 Februari 2020.

“Pimpinan PP Muhammadiyah dengan ini mengumumkan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1441 Hijriah berdasarkan hasil hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani Majelis Tarjih dan Tadjid PP Muhammadiyah,” begitu tulis Surat Maklumat tersebut.

Untuk tanggal 1 Ramadan 1441 H, menurut Muhammadiyah, jatuh pada Jumat Kliwon 24 April 2020. Sedangkan 1 syawal 1441 H, alias hari Lebaran, jatuh pada Minggu Kliwon tanggal 24 Mei 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pbnu Ramadan Virus Corona covid-19
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top