Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemda se-Sulawesi Sepakati Isolasi Terbatas, Uji Spesimen Corona di Makassar

Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (Fokopimda) se-Sulawesi sepakat akan memberlakukan isolasi terbatas sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19. Hal itu disampaikan dalam video konferensi yang dilakukan oleh masing-masing pimpinan di Pulau Sulawesi.
Andini Ristyaningrum
Andini Ristyaningrum - Bisnis.com 31 Maret 2020  |  18:36 WIB
Prajurit TNI mengangkat kardus berisi Alat Perlindungan Diri (APD) untuk penanganan COVID-19 di Bandara Sam Ratulangi, Manado, Kamis (26/3/2020). Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menerima sekitar 3.000 APD yang akan didistribusikan ke rumah sakit rujukan penanganan COVID-19 di Sulut. ANTARA FOTO - Adwit B Pramono
Prajurit TNI mengangkat kardus berisi Alat Perlindungan Diri (APD) untuk penanganan COVID-19 di Bandara Sam Ratulangi, Manado, Kamis (26/3/2020). Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menerima sekitar 3.000 APD yang akan didistribusikan ke rumah sakit rujukan penanganan COVID-19 di Sulut. ANTARA FOTO - Adwit B Pramono

Bisnis.com, MAKASSAR - Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (Fokopimda) se-Sulawesi sepakat akan memberlakukan isolasi terbatas sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19. Hal itu disampaikan dalam video konferensi yang dilakukan oleh masing-masing pimpinan di Pulau Sulawesi.

Moderator video konferensi Prof Aminuddin Ilmar mengatakan, terdapat empat poin yang disepakati dalam rapat tersebut, salah satunya terkait pemberlakuan isolasi terbatas. Ia mengatakan, kesepakatan itu akan tetap mengacu pada physical distancing atau menjaga jarak secara fisik.

"Empat poin yang disepakati yakni pembatasan lintas batas, pemeriksaan sampel atau spesimen dilakukan di laboratorium Makassar, pembatasan transportasi laut dan udara, dan imbauan tidak mudik, baik itu lintas Sulawesi maupun dalam wilayah masing-masing," jelas Ilmar, Selasa (31/3/2020).

Ia menjelaskan, enam gubernur di Sulawesi menginginkan agar pergerakan orang antarwilayah bisa dikendalikan agar tidak menjadi carrier atau pembawa pandemi ke daerahnya maupun ke daerah lain. Ilmar menambahkan, ada pembatasan gerak manusia dari satu wilayah ke wilayah lain. Namun, untuk angkutan barang dan jasa itu tidak masih akan tetap diberi akses.

Jadi, pembatasan tersebut khusus bagi pergerakan orang dari satu wilayah. Termasuk waktu pergerakan juga akan dibatasi, hanya pada siang hari. Sebab penutupan akan dilakukan pada pukul 18.00 Wita hingga 06.00 Wita. Ilmar meyakini, cara tersebut bisa meredam penyebaran virus Corona yang kini lebih banyak didominasi melalui transmisi lokal.

"Itu merupakan langkah preventif yang dilakukan kepala daerah untuk tidak melakukan penutupan penuh. Dan itu berlaku sejak hari ini, hingga batas waktu yang belum ditentukan," tegas Ilmar.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengatakan sejumlah daerah di Sulsel sudah memberlakukan isolasi terbatas tersebut. Putusan untuk melakukan isolasi terbatas bahkan lebih banyak datang dari inisiatif warga. Yang mana isolasi terbatas mulai dilakukan di tingkat kecamatan hingga kelurahan.

Sudirman menyatakan, pemerintah daerah juga akan memperketat akses masuk, baik melalui jalur darat, udara, maupun laut. Rencananya akan dilakukan pembentukan posko terpadu yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Dinas Kesehatan, dan BPBD.

"Akan dilakukan pemeriksaan ketat dan mensosialisasikan untuk melakukan karantina diri selama 14 hari. Serta memasukkan dalam database siapa saja yang baru masuk, untuk dipantau selama 14 hari. Hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19," kata Sudirman.

Gorontalo Masih Steril

Berdasarkan data dari BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), hingga Selasa (31/3/2020) tinggal dua provinsi di Tanah Air yang belum memiliki kasus positif Virus Corona, yaitu Gorontalo dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Jumlah kasus Corona secara nasional mencapai 1.538 pasien. Sebanyak 81 pasien dinyatakan sembuh dan 136 meninggal, sehingga yang masih dirawat 1.311 pasien. Berikut sebaran kasus positif Corona di 32 provinsi.

1.DKI Jakarta
Terkonfirmasi: 747
Sembuh: 48
Meninggal: 83

2.Jawa Barat
Terkonfirmasi: 198
Sembuh: 11
Meninggal: 21

3.Banten
Terkonfirmasi: 142
Sembuh: 2
Meninggal: 4

4.Jawa Tengah
Terkonfirmasi: 93
Sembuh: 0
Meninggal: 7

5.Jawa Timur
Terkonfirmasi: 93
Sembuh: 16
Meninggal: 8

6.Sulawesi Selatan
Terkonfirmasi: 50
Sembuh: 0
Meninggal: 1

7.Daerah Istimewa Yogyakarta
Terkonfirmasi: 23
Sembuh: 1
Meninggal: 2

8.Kalimantan Timur
Terkonfirmasi: 20
Sembuh: 0
Meninggal: 0

9.Sumatera Utara
Terkonfirmasi: 19
Sembuh: 0
Meninggal: 1

10.Bali
Terkonfirmasi: 19
Sembuh: 0
Meninggal: 2

11.Papua
Terkonfirmasi: 10
Sembuh: 0
Meninggal: 0

12.Kalimantan Barat
Terkonfirmasi: 9
Sembuh: 2
Meninggal: 2

13.Kalimantan Tengah
Terkonfirmasi: 9
Sembuh: 0
Meninggal: 0

14.Sumatera Barat
Terkonfirmasi: 8
Sembuh: 0
Meninggal: 0

15.Lampung
Terkonfirmasi: 8
Sembuh: 0
Meninggal: 0

16.Kalimantan Selatan
Terkonfirmasi: 8
Sembuh: 0
Meninggal: 0

17.Kepulauan Riau
Terkonfirmasi: 7
Sembuh: 0
Meninggal: 1

18.Aceh
Terkonfirmasi: 5
Sembuh: 0
Meninggal: 0

19.Sumatera Selatan
Terkonfirmasi: 5
Sembuh: 0
Meninggal: 2

20.Nusa Tenggara Barat
Terkonfirmasi: 4
Sembuh: 0
Meninggal: 0

21.Riau
Terkonfirmasi: 3
Sembuh: 0
Meninggal: 0

22.Sulawesi Tengah
Terkonfirmasi: 3
Sembuh: 0
Meninggal: 0

23.Sulawesi Tenggara
Terkonfirmasi: 3
Sembuh: 0
Meninggal: 0

24.Jambi
Terkonfirmasi: 2
Sembuh: 0
Meninggal: 0

25.Kepulauan Bangka Belitung
Terkonfirmasi: 2
Sembuh: 0
Meninggal: 0

26.Kalimantan Utara
Terkonfirmasi: 2
Sembuh: 0
Meninggal: 0

27.Sulawesi Utara
Terkonfirmasi: 2
Sembuh: 1
Meninggal: 0

28.Papua Barat
Terkonfirmasi: 2
Sembuh: 0
Meninggal: 1

29.Bengkulu
Terkonfirmasi: 1
Sembuh: 0
Meninggal: 1

30.Sulawesi Barat
Terkonfirmasi: 1
Sembuh: 0
Meninggal: 0

31.Maluku
Terkonfirmasi: 1
Sembuh: 0
Meninggal: 0

32.Maluku Utara
Terkonfirmasi: 1
Sembuh: 0
Meninggal: 0

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sulawesi Virus Corona covid-19
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top