Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Argentina Perpanjang Masa Karantina Hingga Pertengahan April

"Kami akan memperpanjang karantina sampai akhir Paskah. Apa yang ingin kami capai? Agar transmisi virus tetap terkendali," katanya dalam pesan yang disiarkan televisi.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 30 Maret 2020  |  13:58 WIB
Gedung-gedung tampak terlihat dari pinggir Sungai Rio de Plata, Buenos Aires. - Bisnis/Feni Freycinetia
Gedung-gedung tampak terlihat dari pinggir Sungai Rio de Plata, Buenos Aires. - Bisnis/Feni Freycinetia

Bisnis.com, JAKARTA - Argentina memperpanjang periode karantina nasional sampai pertengahan April sebagai upaya memperlambat penyebaran virus corona yang telah menewaskan lebih dari 30.000 orang di seluruh dunia, ujar Presiden Alberto Fernandes.

Karantina tersebut membatasi pekerja di sektor non-esensial untuk tidak meninggalkan rumah.

Mereka boleh meninggalkan rumah untuk membeli bahan makanan atau obat-obatan.

Kebijakan karantina tersebut menyebabkan jalan-jalan utama kosong dari lalu-lintas kendaraan.

Sementara itu, industri biji-bijian menghadapi beberapa gangguan.

"Kami akan memperpanjang karantina sampai akhir Paskah. Apa yang ingin kami capai? Agar transmisi virus tetap terkendali," katanya dalam pesan yang disiarkan televisi.

Fernandez menambahkan bahwa hasil awal dari isolasi wajib sejak 20 Maret tampak "baik".

Negara ini telah mencatat 820 kasus virus corona dengan 20 kematian, meskipun peningkatan kasus telah menunjukkan beberapa tanda perlambatan dalam beberapa hari terakhir.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

argentina Virus Corona

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top