Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tiga Kali Diimbau Tak Bubar, Polisi Akan Angkut Masyarakat ke Polres

Polisi akan memberi batas bagi masyarakat yang kukuh berkumpul di masa wabah virus Corona ini. Batasan itu berupa tiga kali imbauan. Jika masih bandel, bakal diangkut dan diperiksa di kantor Polisi.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 30 Maret 2020  |  20:03 WIB
Apel siaga Corona di Jalan Sukarno, Kota Bandung, Sabtu, (28/3 - 2020) malam
Apel siaga Corona di Jalan Sukarno, Kota Bandung, Sabtu, (28/3 - 2020) malam

Bisnis.com, JAKARTA - Kepolisian mengancam akan membawa oknum masyarakat yang tidak mau membubarkan diri usai diberi peringatan dan imbauan sebanyak tiga kali ke Kantor Polisi setempat dalam masa wabah virus Corona (Covid-19) ini.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, mengemukakan bahwa pembubaran masyarakat tersebut dilakukan atas dasar Maklumat Kapolri bernomor: MAK/2/III/ 2020 untuk mencegah penyebaran virus corona atau covid-19 di Indonesia.

"Jika terdapat masyarakat yang masih membandel dan tidak mengindahkan imbauan petugas sebanyak tiga kali, maka petugas akan membawa semua warga itu ke Polres atau Polda setempat," tuturnya, Senin (30/3).

Argo menjelaskan Maklumat Kapolri tersebut telah disebarkan ke seluruh Polda, Polres hingga Polsek di Indonesia untuk ditindaklanjuti.

Dia optimistis upaya pembubaran massa tersebut bisa memutus mata rantai virus Corona agar tidak menular kepada masyarakat lainnya. "Kami akan terus memberikan edukasi ke warga untuk tidak berkumpul agar bisa memutus mata rantai virus corona," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polri Virus Corona
Editor : Andya Dhyaksa
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top